Suatu hari di sebuah perkampungan kecil di Indonesia, 
seorang lelaki keturunan Asing menawarkan kepada para penduduk 
setempat bahwa ia akan membayar 10 dollar untuk setiap monyet yang 
diserahkan kepadanya. Para penduduk yang tahu bahwa di hutan banyak 
terdapat monyet segera menuju hutan untuk menangkapi monyet-monyet 
itu. Lelaki itu akhirnya mendapatkan ratusan monyet dari penduduk 
setempat dan kemudian membayar sesuai janjinya. 
Namun sesaat kemudian jumlah monyet yang berhasil dikumpulkan 
penduduk menjadi semakin berkurang dan lelaki keturunan Asing itu 
menawarkan kembali dengan 20 dollar per monyet.
Tawaran ini kemudian membangkitkan kembali semangat penduduk dan 
mereka berbondong-bondong lagi ke hutan untuk menangkapi monyet-monyet.
Segera kemudian jumlah monyet yang bisa diperoleh penduduk semakin 
sedikit dan lelaki itupun kemudian menaikkan tawarannya menjadi 25 
dollar per monyet sampai akhirnya tidak seekor monyetpun yang masih 
kelihatan di hutan itu.
Lelaki itu kemudian menawarkan bahwa sekarang ia mau membayar 50 
dollar per monyet. Akan tetapi ia akan pergi dahulu ke kota dan 
sementara ia pergi asistennya yang akan mengurusi pembelian 
monyet-monyet itu.
Ketika lelaki itu pergi, asistennya mengatakan kepada penduduk, 
"Lihatlah monyet-monyet di kandang besar itu. Aku akan menjualnya 
kepada kalian dengan harga 35 dollar per monyet dan nanti kalau 
atasanku kembali dari kota maka kalian bisa menjual kembali kepadanya 
dengan harga 50 dollar per monyet."
Para penduduk segera memeras uang simpanan mereka (kalau 
perlu ngutang deh..read: margin) dan kemudian membeli monyet-monyet itu 
semuanya. 
Sejak itu, mereka tidak pernah melihat lelaki itu maupun asistennya 
lagi  hanya monyet yang kelihatan dimana-mana dan hutang yang besar.
 
Lelaki keturunan asing = BD
Asisten = Tangan BD(institusi) yg sering mengeluarkan berita buy back -> 
distribusi barang.
Penduduk = Naif Trader
 


      

Kirim email ke