Selasa, 19/05/2009 19:32 WIB
Neraca Pembayaran RI Surplus US$ 4 Miliar
*Alih Istik Wahyuni* - detikFinance


*Foto: dok detikFinance *
 *Jakarta* - Neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan pertama 2009
mengalami kenaikan signifikan. Surplus neraca pembayaran pada periode kali
ini tercatat hampir US$ 4 miliar atau melonjak dari periode yang sama tahun
lalu sebesar US$ 1,032 miliar. Surplus kali ini juga jauh di atas triwulan
IV-2008 yang defisit sebesar US$ 1,945 miliar.

Dalam siaran pers Bank Indonesia yang diterima *detikFinance*, Selasa
(19/5/2009), perbaikan neraca pembayaran ini terjadi baik pada transaksi
berjalan maupun transaksi modal dan finansial.

Berdasarkan data BI, surplus transaksi berjalan pada triwulan I-2009 yang
sebesar US$ 1,793 miliar sebenarnya mengalami penurunan dari periode yang
sama 2008 yang tercatat US$ 2,817 miliar. Namun surplus pada periode kali
ini jauh lebih baik dari transaksi berjalan di triwulan IV-2008 yang defisit
US$ 677 miliar.

Menurut keterangan BI, perbaikan kinerja transaksi berjalan tersebut
ditopang oleh meningkatnya surplus pada neraca perdagangan nonmigas, serta
menyusutnya defisit pada neraca perdagangan minyak dan neraca jasa. Kenaikan
surplus neraca perdagangan nonmigas terjadi karena impor nonmigas menurun
lebih tajam daripada ekspor nonmigas.

"Karena ditopang oleh harga beberapa komoditas ekspor yang mulai meningkat
dan masih cukup kuatnya permintaan tembaga dan batubara di beberapa negara
Asia, meski ekspor nonmigas pada triwulan I 2009 menurun, namun laju
penurunannya dari bulan ke bulan cenderung melambat," demikian tercantum
dalam keterangan pers tersebut.

Sementara penurunan impor, dalam hal ini impor minyak, juga menjadi salah
satu penyebab menyusutnya defisit neraca perdagangan minyak. Impor minyak
turun mengikuti perkembangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang
berkurang cukup tajam akibat melambatnya laju pertumbuhan ekonomi dan
berlanjutnya implementasi program konversi BBM ke gas dan batubara. Seiring
dengan tajamnya penurunan impor, pengeluaran jasa transportasi juga
berkurang sehingga berdampak pada menyusutnya defisit neraca jasa.

Sedangkan untuk transaksi modal dan finansial pada triwulan I-2009 tercatat
sebesar US$ 2,365 miliar atau naik cukup jauh dari periode yang sama tahun
lalu dimana tercatat defisit US$ 1,43 miliar. Kenaikan yang lebih signifikan
bahkan terasa jika dibandingkan dengan triwulan IV-2008 dimana transaksi
modal dan finansial defisit hingga US$ 2,132 miliar.

"Perbaikan kinerja transaksi modal dan finansial ini bersumber dari surplus
pada transaksi investasi langsung dan transaksi investasi portofolio,"
tambah keterangan tersebut.

Transaksi investasi langsung mencatat kenaikan surplus dibandingkan triwulan
sebelumnya dengan sumbangan terbesar berasal dari kenaikan investasi di
sektor migas dan transaksi akuisisi di sektor telekomunikasi. Sementara itu,
surplus transaksi investasi portofolio sebagian besar berasal dari hasil
penerbitan obligasi pemerintah berdenominasi valas.

Transaksi investasi portofolio di luar penerbitan obligasi valas pemerintah
masih mencatat *net outflows* namun lebih kecil daripada yang terjadi pada
triwulan sebelumnya. Perkembangan ini didukung oleh mulai pulihnya minat
investor asing untuk membeli sekuritas berdenominasi rupiah, khususnya SBI,
SUN, dan saham, sejak Maret 2009.




2009/5/19 <tasru...@yahoo.com>

> Semoga awet sampai closing
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: indeksbei3...@gmail.com
>
> Date: Tue, 19 May 2009 14:36:26
> To: <obrolan-bandar@yahoogroups.com>
> Subject: [ob] Ada CANGCUT di DOW
>
>
> Dow Rebound dr Lowestnya.
> Bad Housing Stats ngga ngefek.
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> ------------------------------------
>
> + +
> + + + + +
> Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
> kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
> + + + + +
> + +Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> + +
> + + + + +
> Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
> kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
> + + + + +
> + +Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke