RRRRuarrrr biasa.....mengagumkan dan memberi pencerahan......



________________________________
Dari: Ruz7 <indeksbei3...@gmail.com>
Kepada: obrolan-bandar@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 26 Mei, 2009 23:36:10
Topik: Re: [ob] OOT: Bagaimana Bull & Bear menyelamatkan pendaki gunung?





Jika ingin mencapai surga, berbelok kananlah kemudian berjalan lurus.

Pejalanan lurus ini banyak tidak diyakini orang, padahal siapapun yang jalannya 
lurus akan lebih cepat sampai. Nasihatnya tahu ataupun tidak tahu, jangan 
langgar, apa yang telah dibuktikan oleh orang baik ribuan tahun yang lalu.

Kalau anda mau mencintai pekerjaan bukan karena pekerjaannya. Kalau ini sebuah 
pekerjaan dan anda ada di dalamnya, anda harus lihat pekerjaan ini menjadikan 
anda apa?.

Kalau anda mencintai pekerjaan, karena pekerjaan itu menjadikan anda lebih 
baik, lebih kuat, lebih santun, dan lebih damai. Kalau hal ini terjadi, tidak 
akan anda yang mengganggu anda dalam pekerjaan itu.

Kalau pekerjaan itu menuntut anda menggunakan kelemahan anda, janganlah 
berlama-lama dalam pekerjaan tersebut, pindahlah ke tempat yang membuat anda 
menjadi kuat.

Kemudian yang harus anda lakukan adalah nikmatilah, karena kehidupan itu bukan 
sampainya, tapi penikmatan dari prosesnya.

Perjalanan menuju kebaikan selalu dirasakan sulit dan panjang, kalau 
dibandingkan dengan jalan menuju keburukan. Jalan menuju keburukan itu lurus, 
pendek, cepat, karena cara yang dipakai adalah cara jalan terpeleset.

Perjalanan menuju neraka itu jalannya licin, sementara perjalanan menuju surga 
itu menuju tempat2 naik, tapi bukan tangga.

Kalau anda sudah berada di suatu tempat yang baik, maka tempat anda akan naik, 
kemudian anda akan pantas mendapatkan tempat yang lebih tinggi lagi, dan begitu 
seterusnya.

Perjalanan seperti ini sangat tidak mudah, karena entengnya melakukan hal yang 
enak sekarang. Sehingga tidak-lah aneh banyak orang lebih senang diajak ke 
diskotik daripada ke tempat ibadah.

Kalau orang lebih mengutamakan yang tidak penting, yang utama adalah tidak 
bertambahnya nilai.

Kalau kita setia kepada yang memuliakan maka kita akan jadi mulia.
Kalau kita masih bisa memilih jalan, pilihlah jalan kanan dan lurus. Tetapi 
kalau dalam upaya itu  anda masih melakukan kesalahan, mungkin anda sedang 
disiapkan untuk menasehatkan perjalanan ke kanan. Supaya anda bisa memberikan 
kesaksian betapa tidak enaknya ketidak baikan.

Rasa takut itu tidak besar, yang besar itu adalah pembayangannya, maka 
nasehatnya jangan bayangkan dampak dari ketakutan itu.

Kalau kita berdiri dengan sinar kedepan lalu melihat kebelakang akan
sangat besar sekali bayangannya.

Kehidupan ini nyata, kalau anda mau membayangkan, bayangkanlah langkah yang 
akan mebesarkan anda, bukan untuk menakut-nakuti anda.

Apapun yang anda miliki, tidak lebih penting daripada penggunaannya. Untuk itu 
anak sekolah akan sulit belajar yang pelajaran tidak diketahui penggunaannya.

Untuk itu bagi anda sebagi orang tua, kalau ingin menjadi penyemangat bagi 
anak2 beritahu yang dilakukannya itu untuk apa.

Kalau kita ingin bersemangat dalam hidup, tanya anda sekarang untuk apa.
Tidak ada orang yang ragu2 dalam hidupnya kalau dia sudah tahu untuk apa 
kehidupannya.

Kalau ada yang mencurigai niat baik anda, pertama adalah pemberitahuan kepada 
anda bahwa dia belum mengerti.

Koreksilah diri anda terlebih dahulu, Kalau dia mengeti saya mengasihinya, dan 
semua upaya yang dilakukan untuk kebaikannya dia, tidak mungkin menolak.

Jadi yang salah saya dulu, saya belum membangun pribadi pantas.

Ada pribadi yang tahu caranya tapi belum menjadi pribadinya. Tahu caranya, tapi 
belum pantas melakukannya, tahu caranya tapi belum setia pada yang 
diucapkannya. Orang yang dihormati adalah yang sama apa yang dikatakan dan 
tindakannya.

Kalu kita sudah maksimal dalam mengupayakan kredibilitas, tetapi masih 
diragukan orang, tetaplah konsisten dalam upaya ini, karena dalam kehidupan ini 
memang ada orang yang didesain untuk sulit percaya, sulit hormat, ada juga 
orang yang sulit menghargai pendapat orang lain.

Kalau kita suka mengkritik orang, kita tanya kenapa orang yang kita kritik 
hidupnya lebih baik dari kita. Mungkin ini adalah pemberitahuan, jangan lama2 
berdiri dikiri jalan. Konsepnya sederhana, jalan menuju surga itu belok kanan, 
dan lurus saja.

Bagaimana mungkin anda mencapai keindahan kalau jalan2 anda tidak indah (Khalil 
Gibran).Suatu pernikahan akan menjadi indah, kalau cara2nya dibuat seindah 
mungkin. Gunakanlah panggilan2 yang indah, seperti “my love”, “darling”, 
perlakukan pasangan anda dengan anggun.

Jadi, dalam hal keindahan, anda bertanggung jawab penuh. Jadilah pribadi yang 
menjadi bibit keindahan dikehidupan anda.

Jangan menunggu untuk menjadi mampu sebelum anda berangkat dalam perjalanan 
ini. Semua kemampuan dan kehebatan, anda bangun dan miliki karena anda 
menjalani kehidupan ini dengan penuh.

Keterampilam untuk melakukan itu datang dari melakukan. Dalam kehidupan ini, 
kita sering hanya membayangkan, lalu merasa berhak untuk mendapat.

Mulai sekarang lalukan apapun, karen walaupun bicara salah itu melatih lidah, 
apalagi kalau bicaranya betul.

Hidup yang penuh itu, hidup yang menarik untuk diceritakan. Tantangannya bagi 
ayah indonesia yang super, ceritakanlah kehidupan anda kepada anak anda. Kalau 
membuat anak anda merasa jenuh dan bosan, berati anda tidak memimpin kehidupan 
yang penuh.

Hiduplah dengan penuh, karena kehidupan yang penuh itu adalah perjalan hidup 
yang menarik.

Semua pemimpin yang hebat didunia, adalah pencerita yang efektif.

Kalau kita tidak hidup untuk sesuatu, untuk apakah kita dilahirkan?. Padahal 
Tuhan tidak menciptakan sesuatu itu sia-sia, hanya kita yang berbuat sia-sia. 
Pasti ada tujuan mulia dari kelahiran kita.

Waktu itu disebut waktu yang tepat, bukan karena perhitungannya tetapi kualitas 
yang kita lakukan dalam waktu itu.

Sebuah kehidupan yang disebut penuh bukan karena panjangnya tetapi karena 
karena yang dilakukan dalam masa kehidupan itu.

Mulailah segala sesuatunya dengan hal yang baik, dengan nama Tuhan, karena 
Tuhan dan untuk Tuhan.

Kalau mau gagal, gagal yang terindah adalah gagal dalam proses melayani Tuhan. 
Karena itu tidak mungkin terjadi, sebab Tuhan berkepentingan kepada orang2 yang 
melayani-Nya.

Jadi waktu baik adalah yang dilakukan dalam waktu itu.

Semua halangan diberikan kepada anda, agar anda menjadi pribadi yang lebih 
besar dan lebih kuat, sehingga anda bisa melampauinya.

Bisakah anda duduk lebih tegak, dada lebih penuh, mengangguk lebih anggun, 
tersenyum lebih pasti, itu pertanda pribadi yang berenergi/bertenaga .

Tidak ada yang bisa dicapai tanpa tenaga. Dan semua tenaga yang terjadi atas 
izin Tuhan.

Sesuaikanlah besarnya enegi anda, bagi besarnya keinginan anda. Lalu perhatikan 
apa yang terjadi 
Indeksbei3000®

________________________________
From: Tom DS 
Date: Tue, 26 May 2009 21:58:35 +0700
To: <obrolan-bandar@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [ob] OOT: Bagaimana Bull Bear menyelamatkan pendaki gunung?

Salah juga Pak... yang benar itu kembali ke jalan yang lurus saja.. hahaha..
 
 
T.o.m

 
On 5/26/09, Ruz7 <indeksbei3000@ gmail.com> wrote: 



Jalan yg benar itu, belok kanan, kemudian Lurus..

Salam Super 
Indeksbei3000®

________________________________
From: "Yudizz" 
Date: Tue, 26 May 2009 20:09:50 +0700
To: <obrolan-bandar@ yahoogroups. com>
Subject: RE: [ob] OOT: Bagaimana Bull Bear menyelamatkan pendaki gunung?
Dari kemarin tebak2an melulu sih lu….
 
Gampang, bilang aja gini, “Tolong tanya sama saudaramu, jalan yang benar belok 
kiri atau kanan?”. Trus tinggal dibalik deh jawabannya, ketemu jalan yang benar.
 
Am I right?
 
Regards,
Yudizz
 
 

________________________________

From:obrolan-bandar@ yahoogroups. com [mailto:obrolan-bandar@ yahoogroups. com] 
On Behalf Of mezzo !
Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:50 PM
To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com
Subject: [ob] OOT: Bagaimana Bull & Bear menyelamatkan pendaki gunung?
 




Tujuh  orang pendaki tersesat di gunung Ceremai.  Dua di antaranya selamat lima 
lainnya masih dalam pencarian.  Mereka berpisah di antara kawasan Sanggabuana 
dan Pesanggrahan.  Memang di sana ada dua jalan yang bercabang ke kiri dan ke 
kanan.  Ini disebut simpangan “maut”.  Bila salah memilih maka akan tersesat.  
Tapi tak jauh dari situ ada dua orang pertapa kembar yang tinggal di sebuah 
gubug yang dapat membantu mereka.  Keduanya sangat mirip dan sukar untuk 
dibedakan.  Yang membedakannya adalah nama dan sifat-sifatnya yang saling 
bertolak belakang.  Yang satu bernama Bull satu lagi Bear.  Bull punya semua 
sifat yang baik.  Dia selalu menolong orang, jujur, dan bijaksana.  Apabila 
pendaki bertanya kepadanya mana jalan yang benar pasti akan mendapatkan jawaban 
yang sesungguhnya.  Sebaliknya si Bear selalu ingin menjatuhkan dan menyesatkan 
orang dan hal-hal jahat lainnya.  Si Bear selalu menunjukkan jalan yang salah.  
Setiap pendaki
 yang berkunjung hanya akan ditemui salah seorang dari mereka dan hanya 
menjawab satu kata saja ”kiri” atau ”kanan” lalu kembali bertapa.  Ketujuh 
orang tadi sudah bertanya, ”manakah jalan yang benar?” dan dijawab ”kiri.”  
Karena tidak tahu apakah yang menemui mereka si Bull atau si Bear maka mereka 
membagi diri menjadi dua kelompok.  Lima mengambil jalan yang kiri (karena 
percaya), dua yang kanan.  Yang dua akhirnya dapat ditemukan oleh tim SAR.  
 
Tahukah Anda bagaimana seharusnya mereka bertanya agar mereka yakin bahwa 
jawaban itu ”benar” atau ”salah?”
Hehehe... mumpung lagi bearmerah ria?
Salam,MEZZO 
 

________________________________

 




      Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3
http://downloads.yahoo.com/id/firefox/

Kirim email ke