Nyangkut
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Irwan Wijaya <megac...@gmail.com>

Date: Wed, 27 May 2009 10:20:16 
To: <obrolan-bandar@yahoogroups.com>
Subject: Re: [ob] TRUB: Program 10.000 Tahap II


Bapak Bandar TRUB?

Irwan

2009/5/27 Data Saham <datasaha...@yahoo.com>

>
>
> Ayoo beli TRUB bisa dapet listrik gratiss :)
>
>
> JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) segera mengajukan rencana
> pembangunan sejumlah pembangkit listrik sebagai bagian megaproyek 10.000
> mega Watt (MW) tahap II dengan lokasi tersebar 78 titik dengan total
> kapasitas mencapai 9.706 MW.
>
> Dirut PLN Fahmi Mochtar mengatakan proyek percepatan pembangkit 10.000 MW
> tahap II memang difokuskan pembangkit berbahan bakar energi baru dan
> terbarukan, seperti batu bara, panas bumi, gas, dan air.
>
> "Kami sudah menyelesaikan rincian proyek pembangkit untuk tahap kedua.
> Dalam waktu dekat segera diajukan ke pemerintah," ujarnya kemarin.
>
> Proyek pembangunan pembangkit, lanjutnya, berada di 78 lokasi dengan total
> kapasitas mencapai 9.706 MW dengan penggunaan BBM hanya mencapai 3%. BUMN
> kelistrikan itu juga telah memfinalisasikan persiapan untuk proyek
> pembangunan pembangkit itu.
>
> Berkaitan dengan program itu, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina (Persero)
> Toharso telah menyampaikan kesiapan perseroannya untuk menyalurkan semua
> produksi geothermal untuk pembangkit listrik PLN.
>
> "PLN harus menyerap semua produksi geothermal kami karena kalau tidak,
> tentunya perseroan akan mengalami kerugian," tuturnya.
>
> Mengenai harga geothermal, lanjutnya, seharusnya ditetapkan secara business
> to business (b-to-b) karena baik Pertamina ataupun PLN sama-sama badan usaha
> yang pada dasarnya mencari keuntungan.
>
> Pada kesempatan yang sama, Fahmi Muchtar juga mengharapkan PLTU Suralaya
> 1x625 MW dan Paiton 1x660 MW yang merupakan bagian dari megaproyek 10.000 MW
> tahap I sudah bisa dilakukan uji coba operasi penyalaan pembangkit pertama
> (first firing) pada akhir 2009.
>
> Dengan demikian, operasi secara komersial (COD/commercial on date) untuk
> kedua pembangkit bisa dilakukan lebih cepat dari jadwal kontrak pada Maret
> 2010. "Yang jelas pembangunan fisik untuk PLTU Suralaya sudah mencapai 76%
> dan PLTU Paiton 59%."
>
> Adapun, progres pencairan dana untuk PLTU Suralaya, lanjutnya, mencapai 51%
> dan PLTU Paiton sudah mencapai 40%.
>
>
>
> 
>

Kirim email ke