PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) selama kuartal I-2009 membukukan laba bersih
Rp 22,58 miliar, turun 72,67% dibanding tahun sebelumnya sekitar Rp 82,78
miliar.

 

Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bakrie & Brothers Sri Damayanti,
pendapatan perseroan selama kuartal pertama tahun ini naik tipis 1,69%, dari
Rp 1,710 triliun menjadi Rp 1,739 triliun. Namun, laba usaha   turun 28,9%
dari Rp 290,08 miliar menjadi Rp 206,29 miliar.

 

"Penurunan itu terjadi karena perseroan mengalami rugi kurs sekitar Rp 82,44
miliar," kata Sri Damayanti dalam keterangan resmi yang dipublikasikan di
Jakarta, Sabtu (30/5).

 

Dia menambahkan, tahun lalu Bakrie & Brothers mencatatkan laba kurs hingga
Rp 45,302 miliar. Meski demikian, nilai aset perseroan selama kuartal I-2009
naik 37,72% dari Rp 18,84 triliun menjadi Rp 25,57 triliun.

 

Laporan keuangan Bakrie & Brothers terlambat dipublikasikan. Berdasarkan
Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) No I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi, emiten wajib menyampaikan laporan keuangan interim (kuartalan)
yang tidak diaudit oleh akuntan publik selambat-lambatnya satu bulan setelah
tanggal laporan keuangan.

 

Dengan demikian, semestinya Bakrie & Brothers menyampaikan laporan keuangan
kuartal I-2009 yang belum diaudit selambat-lambatnya pada April lalu. Aturan
bursa menyebutkan,

 

Sumber : INVESTORINDONESIA

 

 

Powered by BEI BerbullishT

 

Kirim email ke