Dana Pensiun akan Tempatkan 10% Dananya di Saham 
---------------------------------
 
     Kamis, 25 Januari 2007 18:34:30
 StockWatch (Jakarta) - Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) mengaku, hingga 
saat ini nilai investasi dana pensiun dalam portofolio saham masih rendah. 
Faktor rendahnya penerapan good corporate govenance (GCG) emiten menjadi salah 
satu kendala utama terhadap minimnya minat investasi dana pensiun ke saham.

Demikian diungkapkan Eddy Praptono, Ketua Umum Asosiasi Dana Pensiun (ADPI) di 
Indonesia dalam panel diskusi berjudul "Meningkatkan Daya Saing Pasar Modal 
Indonesia" di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (25/1). "Seperti kasus 
anjloknya saham PGN. Kita kebetulan juga punya portofolio di PGN. Karena kita 
nggak tahu, kita juga ikut anjlok," ujarnya.

Karena itu, ADPI mendesak agar implementasi GCG emiten ditingkatkan. Sehingga, 
kepercayaan investor terhadap para emiten di Bursa Efek Jakarta kembali pulih.

Kendati demikian, Eddy menambahkan, alokasi investasi dana pensiun di saham 
pada tahun ini tetap akan meningkat meski belum signifikan, diperkirakan akan 
tumbuh sekitar 10% dibanding tahun lalu.

Hingga akhir tahun 2006, total dana kelolaan dana pensiun mencapai sekitar Rp70 
triliun, meningkat dibanding tahun 2005 sebesar Rp65 triliun. Dari jumlah dana 
kelolaan tersebut, sekitar 57% dialokasikan ke produk obligasi dan Surat Utang 
Negara (SUN), sedangkan sekitar 6% dialokasikan ke portofolio saham. Tahun 
sebelumnya hanya sekitar 4%.

"Tahun 2007 kami menargetkan portfolio dana kelolaan kami di saham sebanyak 
10%," ujar Eddy. Namun, Eddy tidak menyebutkan target pertumbuhan dana kelolaan 
dana pensiun tahun ini. (Sup)
 
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.

Kirim email ke