--- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, Ican <ican.do...@...> wrote:
>
> Kalau konteksnya itu, karena anda hanya berasumsi, yang saya lihat hanya 
> proses penarikan kesimpulan anda tersebut apakah sudah dengan kepala dan 
> hati yang dingin atau tidak, berdasarkan data-data tidak.  Pergerakan 
> saham saja berusaha diprediksi dengan TA, artinya ada data, jarang khan 
> yang memprediksinya berdasarkan feeling dan berhasil.

Analisis saya bukan berdasarkan TA, tapi berdasarkan FA untuk menilai Fair 
Value seorang JK.
Dengan demikian kita bisa menilai JK itu layak untuk diinvest (baca: 
dicontreng) atau tidak.
Fundamental Analysisnya adalah: Jika independensi BI dan bank pelat merah 
diintervensi, itu alamat bencana ekonomi bakal menghadang.


> BTW bagaimana tanggapan anda tentang pernyataan presiden bahwa KPK yang 
> merupakan lembaga superbody sehingga BPKP akan meng-audit-nya atas 
> perintah presiden secara lisan, walaupun tidak diakui oleh jubir 
> presiden? Ini ada beritanya lho di detik.com...bukan karangan saya. 
> Apakah anda akan meng-ignore informasi ini?

Saya tadi lihat berita di TV, bahwa tidak benar SBY memerintahkan BPKP untuk 
mengaudit KPK.
Tapi baiklah, anggap saja berita itu benar, kenapa anda protes kalau KPK 
diaudit? apa keberatan anda? Tolong penjelasannya.

Sudah pernahkah anda membaca berita ini:
Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, upaya KPK memberantas korupsi membuat 
kalangan birokrat takut. Akibatnya, perekonomian terganggu.
Hal itu disampaikan Kalla saat membuka seminar internasional mengenai reformasi 
birokrasi, beberapa hari menjelang Hari Antikorupsi Sedunia. Penilaian itu 
memunculkan keraguan atas keseriusan pemerintah memberantas korupsi. 
Selengkapnya lihat di:
http://www.kpk.go.id/modules/news/article.php?storyid=1321



> 
golden.health wrote:
>
>
> Duh jadi keluar konteks deh..
> Konteksnya adalah: Jika independensi BI dan bank pelat merah mulai
> diintervensi, itu alamat bencana ekonomi bakal menghadang.
>
> --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com
> <mailto:obrolan-bandar%40yahoogroups.com>, Ican <ican.do...@...> wrote:
> >
> > Duh kalau jadi entertainer sepertinya kita bakal bergelap ria dech tadi
> > malam, saya juga tidak bisa kirim email sekarang karena listrik digilir
> > hidup matinya.
> > Ingat tidak setahun/dua tahun yang lalu ada kampanye hemat listrik
> > karena beban pemakaian listrik sudah besar.
> > Jadi tolong kembalikan pada porsinya, jika seseorang sukses beri
> > penghargaan yang layak tetapi jika seseorang bersalah hukumlah
> > seberat-beratnya.
> > Bagaimana kita bisa tegap berhadapan dengan bangsa asing, karya bangsa
> > sendiri saja dicerca...please dech...jangan gelap mata mendukung dan
> > buta mata hati.
> > Dan jangan menilai seseorang dari baju/tampilannya bisa jadi yang
> > berpenampilan buruk justru hatinya lebih mulia dan bersih.
> >
> > Ingat Sukarno dan Indonesia terpuruk karena rakyatnya gelap mata
> terlalu
> > mendewakannya pada zaman Orla.
> >
> >
> golden.health wrote:
> >
> >
> >
> > Jika independensi BI dan bank pelat merah mulai diintervensi, itu
> > alamat bencana ekonomi bakal menghadang.
> > Dilihat dari gayanya yg cengengesan dan petentang-petenteng kayak
> > koboi, JK itu lebih cocok jadi entertainer kayak Gus Dur atau Tukul.
> > Sama sekali nggak ada potongan jadi presiden... hehehe
> >
> > --- In obrolan-bandar@yahoogroups.com
> <mailto:obrolan-bandar%40yahoogroups.com>
> > <mailto:obrolan-bandar%40yahoogroups.com>, Ican <ican.do...@...> wrote:
> > >
> > > Disatu sisi jika bunga tinggi menguntungkan saya jika saya taruh
> > duit di
> > > Bank, tetapi saya bakal mengap-mengap bayar cicilan rumah atau cicilan
> > > kredit usaha.
> > > Kalau cicilan kredit usaha tinggal saya bebankan saja pada harga jual
> > > akibatnya tetangga saya dan saya harus kerja lebih keras lagi untuk
> > > dapat membeli barang produksi...gitchu lho pak.
> > >
> > > Kok pernyataan dibawah ini negatif thinking banget, seolah-olah tahu
> > > pasti , bahwa dia akan melakukan ini-itu, tetapi secara negatif.
> > > Apa jadinya negara jika semua rakyatnya selalu berfikiran negatif,
> > > apakah inilah yang menyebabkan musibah sering terjadi 4 tahun
> > kebelakang?
> > >
> > > golden.health wrote:
> > > >
> > > >
> > > > Mengikuti debat capres II, kita bisa melihat obsesi JK.
> > > > Obsesi JK yaitu:
> > > > 1.JK terobsesi ingin menurunkan suku bunga secara paksa.
> > > > 2.Dana2 di SBI ingin dipaksa agar disalurkan untuk membiayai
> proyek2.
> > > > 3.BI dan bank BUMN ingin sekali di-obok2.
> > > >
> > > > Sesuai dengan slogannya yaitu lebih cepat lebih baik (baca 'pukul
> > dulu
> > > > urusan belakang'), seandainya JK menang maka dengan segala cara JK
> > > > akan melaksanakan 3 hal tsb.
> > > > Resikonya seperti apa, itu urusan nanti. Demikianlah prinsip JK.
> > > >
> > > > Untuk jangka pendek, mungkin ekonomi akan melaju kencang.
> > > > Tapi untuk jangka menengah dan panjang akan sangat berbahaya,
> karena:
> > > > 1.Sangat rawan terjadi KKN.
> > > > 2.Bank akan kehilangan prinsip ke-hati2an/prudent, direksi bank
> mudah
> > > > mengelakkan tanggung jawab jika terjadi kredit macet raksasa.
> > > > 3.NPL akan meningkat drastis.
> > > > 4.NPL naik, spread turun, maka profit bank akan turun drastis,
> bahkan
> > > > bisa minus. CAR bakal tergerus signifikan.
> > > > 5.Dana2 di SBI itu umumnya dana jangka pendek. Jika dipakai untuk
> > > > membiayai proyek jangka panjang maka akan mudah sekali terjadi
> > mismatch.
> > > > 6.Semua faktor diatas akan menyebabkan dunia perbankan kolaps.
> > > > 7.Kalau perbankan kolaps maka ekonomi juga kolaps. Terulang lagi
> > > > krismon seperti thn 97/98.
> > > >
> > > > Program ekonomi Megapro lebih dahsyat lagi ngawurnya.
> > > > Ekonomi Indonesia hendak dijadikan kelinci percobaan untuk program2
> > > > ekonomi kerakyatan versi Prabowo yg sudah jelas sangat konyol dan
> > absurd.
> > > >
> > > > Bagaimanapun juga pasangan yg dituding sebagai biangnya Neolib
> itulah
> > > > adalah pasangan yg paling baik untuk rakyat, bangsa dan negara
> > > > Indonesia... iya kan.. hehehe.. Lanjutkan!!!


Kirim email ke