--- In [email protected], "Jacob Oen" <oenja...@...> wrote: > > Betul! Masih cukup banyak orang yang menaruh dana lebihnya di deposito, > property, dan Gold, instead of stocks. Bahkan untuk sementara orang lebih > unik lagi mereka tidak sedikit pun tertarik dengan Pasar Modal. > > Suatu ketika dalam percakapan ringan dengan saudara saya, dia mengatakan dia > tidak tertarik dengan investasi di saham, sy tanya kenapa? Dia mengatakan > bahwa saham hanya selembar kertas, kalau perusahaannya bangkrut lantas mau > diapakan lembar saham itu? Sy terdiam sejenak dan coba meyakinkan dia bahwa > ada aturan main, ada pengawasan oleh otoritas bursa dan saya katakan juga > investasi di stock itu sangat likuid, setiap saat kita bisa jual dan beli dan > sy coba sharing-kan juga suksesnya seorang WB itu berasal dari Stock Market. > > Namun nampaknya dia tetap krg bisa diyakinkan,,,,setelah itu dia berkata, > Anda coba dulu invest di stock market, jika saya telah melihat Anda berhasil > maka saya akan invest di stock market. > > Rupanya saudara saya menganut prinsip "SEEING is BELIEVING". Dan dalam hati > saya berguman....gimana ane bisa berhasil kalau kegocek terus sama si Bandar > (BOZZ)???. > > Hehehe....What a challenge.!!! > > > sip : tbumi
Bahkan bagi yg tak mengerti pasar modal, tentunya selalu menyatakan pasar modal saham adalah arena perjudian seperti di Las Vegas saja.

