thank's prof...
cukup mencerahkan...


Regards,



----- Forwarded Message ----
From: JT <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, December 7, 2009 8:28:38 PM
Subject: RE: Mbah & Prof JT: Re: [ob] Re: Tambahan Modal Trading

  


Sedikit komentar, mungkin ini akan menjadi kontroversi….,
 
To Me, TRADING IS A SERIOUS BUSINESS, Not a GAME,  ini
selalu saya tekankan dalam setiap pelatihan Psychology yg saya adakan.., nah 
kalau
kita consider Trading seperti layaknya sebuah BISNIS di Sektor Real,  berhutang
untuk MENGEMBANGKAN USAHA adalah sangat biasa sekali…., Bahkan kita kalau
ngga dapet pinjeman dari Bank, sulit untuk bisa memajukan usaha kita.
 
Akan tetapi…, tentunya ada SYARAT-SYARAT MUTLAK yang harus
dipenuhi.., salah satunya, kondisi perusahaan harus dalam keadaan SEHAT dan
BERJALAN DENGAN LANCAR…., nah jika Bisnis Trading anda sudah memenuhi 
kriteria-kriteria
tsb, sdh terorganisir dengan baik dan rapi, sdh memberikan income yg KONSISTEN,
dst..dst…, maka saya berfikir tidak ada salahnya untuk mengunakan HUTANG
sebagai bagian dari PENGEMBANGAN USAHA…. Namun jangan sekali-sekali anda
lakukan jika trading anda belum konsisten menghasilkan uang dan masih bersifat
SPEKULATIF !!
 
Ini Bukan rekomendasi…, hanya pandangan saya saja, saya
terbuka untuk mendiskusikannya lebih lanjut… J
 
JT 
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of [email protected]
Sent: 07 Desember 2009 19:02
To: [email protected]
Subject: Mbah & Prof JT: Re: [ob] Re: Tambahan Modal Trading
 


Pengen denger comment Mbah & Prof JT dong dalam kasus ini, please...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

________________________________
 
From: Stocks ForRR <[email protected]> 
Date: Mon, 7 Dec 2009 02:55:18 -0800 (PST)
To: <[email protected]>
Subject: Re: [ob] Re: Tambahan Modal Trading
 
Thank
you sir...
atas
masukan dan sarannya...
 
 
Regards,
 

________________________________
 
From:b3tonsportz <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, December 7, 2009 5:35:31 PM
Subject: [ob] Re: Tambahan Modal Trading

Sudah byk yang menyarankan jangan ya bro, Saya ceritakan saja proses pengajuan
KPR untuk rumahnya,

1. Kita mengajukan ke bank untuk mendapatkan re-financing dengan jaminan
sertifikat rumah, jika kita karyawan perlu slip gaji dan surat keterangan dari
pimpinan perusahaan tempat kita bekerja, jika gaji kita kecil pasti akan di
tolak, jika kita wiraswasta maka perlu SIUP/TDP usaha kita, dan sekarang ini
kita perlu NPWP. Kalo kita punya aset lain misalnya kios, mobil, tanah, dll dan
kita cantumkan sebagai referensi tentu akan semakin mudah di terima.

2. Setelah itu anggap kita telah memenuhi persyaratan, katakan pengajuan KPR
kita di setujui, baru lah dana nya akan cair dan memang di formulir akan di
tanyakan keperluan penggunaan dana nya, dan jika di tulis buat trading saham
tentu saja akan di tolak, kalo wiraswasta isi saja untuk modal pengembangan
usaha.

3. Sedikit gambaran, nanti rumah yg kita KPR itu wajib kita asuransikan, plus
bunga, biaya adm, dll. Dan jatuh nya itu cicilan per bulan akan lumayan tinggi,
dan saya paham maksud anda maunya modal rumah tersebut di jadikan modal
trading/invest saham, dari keuntungan trading/invest di sisihkan bayar cicilan,
sounds perfect tapi bukan gitu bro, anda bukan hanya bayar bunga saja tapi
itungannya plus cicilan rumah, jd modal yang anda dapatkan tidak sepenuhnya
bisa di gunakan untuk trading, ujung2 nya tiap bulan anda harus menyicil
kembali ke bank, jd untuk modal trading ujung2 nya anda dapatkan ga banyak, not
worth it. Kalo mau untuk trading, langsung saja hubungi broker anda gunakan
sertifikat anda sebagai collateral, itu emg khusus utk keperluan seperti yg
anda mau. Di Indonesia ga tau bisa ga, kalo di luar negeri ini lumrah di
lakukan.

Beberapa tahun lalu waktu market bullish saya pernah memiliki ide yg sama
dengan anda, saya pernah coba mengajukan kredit mobil saya, proses nya hampir
sama dengan kredit rumah, dan seperti yang saya ceritakan setelah saya ajukan
ke perusahaan finance kemudian dapat simulasi angsuran, ujung2nya saya lihat
hanya bikin capek saja, tidak menguntungkan. Kecuali anda dapatnya kredit
investasi, yang kita hanya cukup bayar bunga saja, emaknya bisa kapan2 baru
bayar. Sedangkan kalo kredit KPR / Mobil, kita harus angsur hutang pokok nya.
Tidak sesuai untuk modal main saham, dan beruntung tidak saya teruskan, karena
beberapa bulan kemudian market crash terkena sub prime mortage.

Personally, not recommended at all.






--- In [email protected],
Stocks ForRR <stocks...@...> wrote:
>
> Guys,
> 
> ada yg sudah pernah / pernah nyoba "sekolahin" sertifikat rumah
gk
> buat tambahan modal trading?
> Kalo ada, please share dong, your experience.... 
> How's the rules, ngajuin kemana, ... etc etc...
> 
> Denger2 sih, katanya perlu ada slip gaji, minimal kerja 3 tahun, 
> etc etc nyang bikin pala ane jadi mumet dah...
> 
> Secara, ane bukan orang kantoran, ane pengangguran
> nyang kerjaannye cuman liatin running trade doang..... hehehehe
> 
> ditambah lagi, katanya perlu kejelasan utk apa modal tsb etc etc....
> trus, kalo buat trading, katanya bakalan ditolak mentah2 .... cmiww
> 
> oke guys, ane tunggu share pengalaman ente2 ....
> 
> Kalo agak sungkan, boleh japri kok... :)
> Thank you guys,
> 
> 
> Regards,
>




------------------------------------

+ +
+ + + + +
Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus 
kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
+ + + + +
+ +Yahoo! Groups Links






Tidak ada
virus ditemukan dalam pesan masuk.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 9.0.709 / Basis Data Virus: 270.14.96/2549 - Tanggal Rilis: 12/07/09
14:33:00





      

Kirim email ke