Kalau boleh ikut urun pndapat, sy jga stuju yng #1. Tambahan, dalam 1 saham ga sluruhnya di trade.. Tp sbagian buy and hold, say 30%-40%.. Sisanya di trade utk cash flow dan stock/sector rotation..
Utk porsi yg di-hold bisa dilepas klo trend utamanya sdh patah atau harga wajar nya sdh achieved atau MA nya sdh Dead Cross.. Sy stuju saham yg dipegang ga tlalu banyak, max 4-5 emiten sj. Nanti perputaran modal digilir sesuai momentum stock/ sectornya.. In the long run, kalau sdh 'jalan', feel kita akan masuk ke pergerakan harga saham tsb dan mudah utk execute kluar masuknya (TP or CLnya). Tentunya chart tetap jd dasar utama utk decision.. Yang masuk pantauan bsa 10-12 emiten skedar utk menentukan kapan dan k mana uang akan dipindah ketika saham yg kita pegang sdh cuan atau mau reversal.. Nah, krn ada yg di buy and hold, tentu saham yg dipilih ga smbarangan.. Blue chip or second liner yg prospect.. Kapan entrynya based on TA aja.. Just my 2 cents.. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: TimurLaut <[email protected]> Date: Fri, 1 Jan 2010 20:26:47 To: [email protected]<[email protected]> Subject: Re: [ob] Tentang tradesforliving Seperti stockbreeder bilang, belajar, latih dan pertajam skill trading. Menentukan risk vs reward sangat bergantung pada hal tsb diatas. Untuk beginner, brp ROI annually darii. 1M tadi sudah bisa dikategorikan sukses? 25%? bagaimana dgn novice dan expert? Thanks a bunch Timur Sent from my iPhone On Jan 2, 2010, at 10:55, [email protected] wrote: Masalahnya nobody knows kalau risk > reward..apakah di harga sekarang risk > reward baik untuk ihsg maupun harga saham tertentu ? Secara teori memang betul dan gampang diucapkan kl stop trading kl risk > reward tapi dalam praktek mungkin tidak seperti itu. Dulu waktu indeks rebound dari bottom ke 1600 orang2 bilang risk > reward, nyatanya indeks terus meroket.. Yang penting disiplin cut loss aja kl harga gak sesuai expektasi .. Salam Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: "katrin" <[email protected]> Date: Sat, 2 Jan 2010 03:07:27 +0000 To: <[email protected]> Subject: Re: [ob] Tentang tradesforliving 1 lagi, kalo risk>reward yah jangan trading.. Living&shopping nya dari tabungan pas untung ajah... From: [email protected] Date: Sat, 2 Jan 2010 02:35:00 +0000 To: <[email protected]> Subject: Re: [ob] Tentang tradesforliving #1 is the best Sir.. Learn, practice and excel your skill!!!.. #2 not recommended at all (average down at the wrong stock will only kill you slowly) #3 called Discretionary Fund.. This is Hedge Fund business.. But don't know HF that play such small ticket size.. Several HF that I know usually starts with minimum USD 1 Mio (or around IDR 10 Bio for equivalent).. Thanks.. From: TimurLaut <[email protected]> Date: Fri, 1 Jan 2010 18:17:18 -0800 (PST) To: [email protected]<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> Subject: [ob] Tentang tradesforliving Katakanlah, Ada modal cash 1M utk trading, 1M deposito, sejumlah properti. Bagaimana strategi trading agar bisa menghidupi, deposito tdk harus keluar kandang, properti tdk harus pindah tangan. - trade all 1M dgn CL n trailing stop - trade 30%, nyangkut biarin, trade lagi another 30%, dst - komando berbayar dari FM, suruh beli ya beli, suruh keluar ya keluar, fee berdasarkan gain, no gain no pay. Ada gak yg kaya gini? Pak Tasrul, Prof JT? -- kaya di film eddy murphy 'imagine that' - ide, pengetahuan or pengalaman lain? Timur Sent from my iPhone

