PGN Jajaki Penerbitan Obligasi untuk Refinancing Utang
---------------------------------
Monday, 17 September 2007 10:09:36
StockWatch (Jakarta) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tengah menjajaki
rencana penerbitan obligasi. Hal ini dimaksudkan untuk refinancing utang jangka
pendek perseroan. Demikian diungkapkan Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup
akhir pekan lalu di Jakarta.
"Penerbitan obligasi masih dalam tahap studi sebab tahun 2008-2009 revenue
stream dari proyek pipa Sumatera Selatan - Jawa Barat (SSWJ) kan sudah masuk.
Itu berarti keuangan kami sudah lumayan likuid sehingga hal itu belum tentu
dilakukan tahun ini," kata Heri Yusup.
"Kami akan refinancing utang-utang jangka pendek kami dengan utang berjangka
lebih panjang. Utang bank yang kami miliki sekarang jangka waktunya satu tahun,
padahal untuk modal kerja kami membutuhkan yang tenornya lebih panjang,"
tuturnya
.
Saat ini PGN memiliki utang kepada beberapa kreditur bank yakni Bank Mandiri
senilai Rp100 miliar dan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp50 miliar. Kedua
pinjaman ini memiliki tenor dalam satu tahun.
Namun, pinjaman dari BNI sebenarnya disetujui sebesar Rp150 miliar. Sehingga,
sisa utang sebesar Rp100 miliar akan segera dicairkan. "Tenor utang dari BNI
bisa diperpanjang menjadi sekitar lima tahun," lanjutnya.
Rencananya, utang dari BNI ini akan digunakan untuk peningkatan modal kerja,
menutupi kekurangan pendanaan proyek pipanisasi dan untuk jaminan (standby
letter of credit). (sup)
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.