Jumat, 14 Maret 2008 11:05:06
StockWatch (Jakarta) - Arhya Satyagraha, analis Trimegah Securities, Jakarta,
merekomendasikan beli saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga
Rp4.300 per saham. Jika dibandingkan dengan harga penutupan Kamis (13/3)
sebesar Rp3.025, BMRI masih berpotensi naik 42,15%.
Dalam laporan riset yang dipublikasikan Kamis (13/3), Arhya mengemukakan,
sesuai dengan proyeksi sebelumnya, laba bersih 2007 BMRI tidak terlalu
mengejutkan, kecuali perubahan yang signifikan terhadap rasio kredit bermasalah
(Non Performing Loan/NPL ) gross, yang turun dari 17,1% menjadi 7,3%.
Menurut Arhya, NPL gross 2007 BMRI secara signifikan lebih baik dibanding
perkiraan Trimegah sebesar 10,1%. "Kami terlalu konservatif dengan kurang
memperhitungkan dampak penghapusan kredit yang nilainya mencapai Rp5,1 triliun,
yang sekitar Rp4 triliun diantaranya berlangsung pada kuartal keempat 2007,"
ungkap Arhya.
Arhya mengemukakan debitur besar yang masih masuk dalam kategori kredit macet
adalah Bosowa Group, Domba Mas, Djajanti, Garuda Indonesia dan Suba Indah.
"Kami harap dapat terjadi perkembangan yang cukup berarti atas penyelesaian
kredit dari debitur-debitur tersebut dalam semester pertama 2008 sehingga
target NPL gros BMRI dibawah 5% pada akhir 2008 dapat tercapai," ujarnya.
Analis ini mengatakan Trimegah akan menunggu hingga diumumkannya kinerja
kuartal pertama 2008 BMRI untuk melihat apakah terjadi perubahan signifikan
yang cukup menjanjikan, sebelum memutuskan proyeksi ke depan. "Hal ini akan
memberikan kami waktu yang memadai untuk menyelami performa 2007 perseroan
sekaligus untuk melihat apakah kinerja bank tersebut terus berkembang pada
kuartal pertama 2008, yang menjadi dasar terhadap kemungkinan revisi,"
tambahnya.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers