Semoga bermanfaat bagi BEI LOVER:
Di suatu malam, di dalam sebuah ruangan tempat pameran patung-patung
bernilai.
Terjadilah percakapan antara ubin dan patung
Ubin : Wah, kamu hebat patung. Dari seharian ini, aku lihat kamu banyak
sekali
dikagumi oleh para pengunjung. Mereka tidak henti-hentinya mendekat ke arah
kamu, melihat-lihat kamu, beberapa mengagumi. Kamu sungguh beruntung sekali
dihargai seperti itu.
Patung : Ahh
kamu ini. Terimakasih pujian kamu. Sekarang ini memang banyak
pujian ditujukan ke saya. Mereka mendekat ke saya, mengagumi saya, menghargai
nilai saya. Tapi taukah kamu bagaimana saya dulunya?
Ubin : Kenapa kamu dulu?
Patung :Saya sebetulnya tidak beda dengan kamu dulunya. Kita dibuat dari
bahan
yang sama. Sama-sama dari marmer. Kita berasal dari sumber yang sama. Bedanya
kita di proses yang kita alami.
Ubin : Iya yah, kita memang dari bahan yang sama, dari sumber yang sama.
Proseslah yang membuat kita beda, sehingga hasil akhirnya pun beda.
Patung : Betul proses yang kita tempuh berbeda, sehingga hasil akhirnya
berbeda. Kamu ketika diambil dari alam, mengalami sedikit pemotongan, cuma
dipotong pada 4 sisi. Sedangkan saya, saya mengalami banyak sekali pemotongan,
puluhan bahkan ratusan kali tubuh saya ini dipahat, terus diukir. Sakit
awalnya,
gak enak sekali awalnya, gak nyaman ketika saya melalui proses pemotongan,
pemahatan, pengukiran, dipahat bersegi-segi, pada beberapa sudut. Kalo saya
bisa
teriak, saya mau teriak pada pemahat yang sedang memukulkan pahatnya ke tubuh
saya ini,cuma saya gak bisa teriak. Saya nikmatin saja prosesnya. Kadang saya
mengalami sakit, kadang juga saya dielus sayang oleh pemahatnya. Begitulah
proses yang saya lalui dulunya,dan sekarang akhirnya membentuk saya seperti
ini.
Sekarang saya menjadi suatu bentuk patung pahatan yang begitu indah, begitu
dikagumi oleh orang-orang yang melihat saya, begitu dinilai tinggi. Ini semua
karena saya sudah melalui prosesnya.
Ubin : Iya ya, kamu sudah melalui begitu banyak prosesnya. Sedangkan saya
cuma
melalui sedikit sekali prosesnya, dipotong cuma pada 4 sisi. sedangkan kamu
banyak sekali. Wajar saja kamu begitu dikagumi, begitu bernilai. Beda dengan
aku
ini, yang sekarang tiap kali diinjak-injak ketika orang lain malah melihat dan
mengagumimu.
Nah, dari artikel motivasi ini, dapat kita petik hikmahnya bahwa untuk menjadi
sesuatu/ seseorang bernilai tinggi atau sukses nama lainnya, kita haruslah
melewati prosesnya. Karena ini memang sudah satu paket. Mau sukses, harus
menjalani prosesnya. Proses ini mungkin terasa tidak nyaman awalnya, karena
memang terkadang kita harus melakukan sesuatu di luar zona kenyamanan kita.
Awalnya tidak nyaman, namun ketika kita mulai melakukannya, lama-lama pasti
akan
terbiasa juga, dan akhirnya menjadi suatu kebiasaan. Setelah menjadi suatu
kebiasaan, tentukan lagi tujuan yang lebih tinggi, bayar lagi prosesnya.
Hingga
akhirnya mencapai suatu kualitas hidup yang kita inginkan.
Semoga artikel ini bisa menjadi sumber motivasi buat anda yang sedang meraih
impian-impian anda.
Salam
JACK
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.