Jeblok 10%, Transaksi Saham BEI Tidak Disuspensi

http://www.detikfinance.com/read/2008/10/06/152403/1016049/6/jeblok-10-t\
ransaksi-saham-bei-tidak-disuspensi

Jakarta - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berguguran
mencapai dasar terendah di tahun ini. Meski Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) telah jebok 10%, otoritas BEI tidak menghentikan transaksi.

Pada perdagangan saham sesi II, Senin (6/10/2008) pukul 15.04 WIB, IHSG
terjun hingga 187,489 poin atau 10,23% ke level 1.645,018.

Penurunan IHSG ini merupakan yang terburuk di bursa Asia. Bursa kawasan
rata-rata hanya turun 4-5% seperti Hang Seng turun 4,41%, Seoul turun
4,29%, Nikkei turun 4,25%, Shanghai turun 5,21%, STI Singapura turun
4,07%.

IHSG mengalami penurunan tajam karena imbas krisis di AS, pelemahan
rupiah yang tidak terbendung ke level 9.575 per dolar AS dan naiknya
angka inflasi September menjadi 0,97% dibanding Agustus 0,51%.

Dirut BEI Erry Firmansyah mengatakan pihaknya belum akan melakukan
suspensi perdagangan saham meski IHSG telah anjlok hingga 10%.

"Belum tahu, masih kami tinjau perkembangan selanjutnya. Sejauh ini
belum ada rencana," ujar Erry ketika dihubungi, Senin (6/10/2008). 

Menurut Erry tidak ada ketentuan hingga penurunan level berapa transaksi
saham harus dihentikan. "Secara peraturan tidak ada ketentuan angkanya,
tergantung hasil pengamatan nanti," katanya. 

Sementara Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam
LK) Fuad Rahmany mengatakan penurunan IHSG yang lebih dari 5% ini karena
pasar merefleksikan penurunan yang harusnya terjadi pada saat libur
lebaran.

"Karena kita kan selama hampir seminggu nggak ada trading. Jadi biasa
lah market akan mendiskon awal sesi pertama ini. Tapi mereka melakukan
adjusment karena market itu kan sangat rasional. Ini karena kita sudah
lima hari, yang lain kan sudah turun-turun," jelasnya.




Rasional MATAMU...!!!

Kirim email ke