Kebanyakan dari kita pernah belajar bagaimana berubah. Akan tetapi, berubah bukan suatu hal yang mudah kan?. Jadi, kita tetap melakukan apa saja yang selalu kita lakukan sampai akhirnya jalan buntu yang kita hadapi. Coba deh ambil contoh kesehatan. Kapan kita mengubah pola diet dan bersedia olahraga ? jawabanya kalau kita sudah jatuh sakit dan dokter mengatakan, "kalau kamu tidak mengubah gaya hidupmu, nyawamu melayang!" Ya, baru setelah itu kita termotivasi, bukan ?
Ya, kita selalu mempelajari hal-hal terbaik ketika segalanya memburuk. Kapan kamu mengambil keputusan terpenting dalam hidup? Saat berlutut setelah musibah menimpa ? Itulah saat ketika kita berada pada diri sendiri, "Saya bosan pailit, bosan ditendang sana sini. Bosan hidup pas- pasan, Saya harus bertindak !. Kesuksesan kita rayakan, tetapi kita justru tidak belajar banyak dari kesuksesan. Kegagalan menyakitkan, tetapi justru kita belajar darinya. Dalam introspeksi, kita biasanya menemukan hikmah dari musibah. Orang-orang yang efektif tidak mencari masalah, namun ketika terbentur pada suatu masalah, mereka bertanya sendiri, "Apakah saya perlu mengubah pikiran dan pekerjaan? Bagaimana agar saya bisa lebih baik daripada sekarang ? " Sebaliknya pecundah mengabaikan tanda-tanda peringatan. Barulah saat terbentur masalah para pecundang bertanya, " Mengapa musibah ini menimpa diriku?" Pertumbuhan sangat menyakitkan kalau kita menentangnya. Orang-orang tertentu mendapat pelajaran tertentu. Kita bisa saja bereaksi terhadap hal ini dengan tiga cara. Kita dapat menyatakan : 1."HIDUP SAYA MENJADI SERANGKAIAN PELAJARAN YANG SAYA BUTUHKAN, TERJADI DENGAN URUTAN YANG TEPAT." (Pendekatan terbaik, yang menjamin kedamaian pikiran maksimum) 2."HIDUP BAGAIKAN LOTERE, TETAPI SAYA HARUS MENERIMA." (Pendekatan yang baik, menawarkan kualitas hidup rata-rata) 3."MENGAPA KEJADIAN BURUK SLALU MENIMPA SAYA ? " (Ini hanya menjamin kesengsaraan dan frustasi) Kita terus berhadapan dengan pelajaran. Kalau kita tidak berhasil mempelajari sesuatu, coba lagi�lagi�dan lagi ! Kalau kita bergundah gulana setiap hari, berarti kita kehilangan pelajaran. Sekarang terserah kita, mau KEDAMAIAN atau�..terus FRUSTASI�.. :-) illa ==================================== Simak kisah-kisah lainnya tentang orang sukses di http://www.milyadermuda.com Dan simak wawancara ekslusif dengan mereka http://interview.milyadermuda.com ==================================== ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/FsyolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pakarti/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

