Masalah pewarnaan dalam kartun memang bukan masalah yang gampang.
Salah memberi warna gambar kartun yang bagus bisa jadi turun kwalitasnya atau malah jadi norak.
Mungkin yang jadi kunci adalah pemahaman terhadap komposisi warna dan taste kartunisnya.
bagaimana memilih dan menentukan warna. Kalau sudah masuk kedalam taste memang susah
ngejelasinnya, soalnya tiap orang punya taste yang beda-beda. Satu orang bilang warnanya bagus
yang lain bilang kampungan. nah ....
 
Kalau tehnik masih bisa dipelajari. Kalau tehnik tradisional (maksudnya pewarnaan yang bukan dengan
perangkat Komputer) memang susah susah gampang.
Gampangnya kita bisa langsung kasi warna pada gambar kartun, tidak ada proses scanning, tracing atau
retouching pada program photoshop.
Susahnya kita harus milih mau pakai teknik apa ? basah atau kering? Milih kertas yang pas.
Kalau dari pengalaman saya pakai cat air, Setelah gambar kartun jadi ( sudah ditinta )
Gambar saya fotocopy (cari fotocopy  yang hasilnya bagus, garis tidak putus-putus, warna hitam merata dan
pekat, fotocopyan bersih) Kertas kalau ditempat tukang fotocopy tidak ada yang bagus bisa bawa sendiri.
biasanya aku pakai buku kertas gambar ukuran A3 yang aku preteli jilidtannya.
Dari hasil fotocopyan itulah yang diwarnai. dijamin tidak mblobor garis gambar tetap rapi.
Tapi kalau mau langsung harus hati hati, jangan sering-sering pakai penghapus soalnya akan merusak
alur kertas. soalnya hasil pewarnaan akan mbobor.
 
Kalau yang pakai komputer pasti sudah pada tahu. Banyak program yang bisa dipakai. Yang semuanya
memang memudahkan kita memberi warna, asyiknya bisa di undo lagi.
Kalau untuk gambar kartun yang mau dibuat animasi, bisa pakai program Animo atau Retas.
 
Ini sekedar sharing pengalaman saja. mungkin ada temans yang mau nambahi lagi dengan cara lain.
Atau ada teknik yang lebih gampang lagi.
Ok dehh... salam kartun
 
daries
 


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke