Cho,

aku sudah lihat pameran karikatur Pramono yang di TIM itu.
Setahun yang lalu aku lihat pameran Pramono di museum seni rupa Fatahilah di 
Jakarta Kota.
Kok rasanya aku lebih senang lihat pameran karya yang dipamerkan di museum 
seni rupa itu yang asli dan hanya hitam putih, dibanding dengan pameran yang 
dipajang di TIM sekarang ini.
Sekarang, 250 karikatur -karikatur yang  menyentil dan sebelumnya dibuat 
dengan hitam putih itu,  tiba-tiba tampaknya jadi  manis dan genit setelah 
dipajang dengan ditambahi warna-warni.  Pasti ada alasan dibalik pewarnaan 
itu. Tapi, aku pikir kekuatan karikatur Pramono  yang asli justru pada  
hitam-putih, seperti yang biasa kita  kita yang  muncul di koran itu. 
Sayang!

Aku berharap ada komentar lain sih.

Halo Jango, ketemu lagi kita di milis ini. Apa sekarang sudah di Bali?

salam

dk

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/FsyolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pakarti/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke