|
Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada mas Basnendar telah
bergabung dengan milis ini.
Meskipun saya belum pernah bertemu langsung, tapi nama mas
Basnendar sudah tidak asing lagi.
Bagaimana kabarnya wonogiri mas ?
Menyambung tentang ide dan local genius, saya sangat setuju.
bahwa tiap kartunis dimana dia tinggal diharapkan mampu mengangkat identitas
daerahnya. Seperti majalah Bog-Bog (atau terutama kartunis dari Bali) sangat
terasa sekali akan muatan budaya daerah atau local geniusnya. Pendekatan budaya
lokal yang diglobalisasikan lewat media kartun. Hasilnya
sungguh mengesankan, kartun yang yang disampaikan mudah dimengerti oleh siapa
saja tanpa ada batasan kedaerahan, atau malah mendunia ? (ada teman2 dari Bali
yang mo nambahi ... he..he.. Mas Jango, Putu Ebo ?)
Tapi memang sangat sulit untuk mengedepankan budaya lokal,
tanpa merendahkannya. Ini yang seringkali jadi sandungan, selain taste of humor
masing-masing daerah berbeda. Kita sbg kartunis mo gambar lucu tentang budaya
lokal malah dituduh menghina atau dan sebagainya.
Repooot khan ....
Selain Local Genius, untuk menggali ide bisa dengan baca. Baca
apa saja yang dapat dibaca dari koran, buku referensi sampai perangko, bungkus
rokok dll. Dari sini ide akan mengalir terus, seperti tak ada
habisnya.
btw, keep on cartooning....
daries
|
- [pakarti] Kartun - karikatur "Local Genius" basnendar sadoso
- [pakarti] Kartun - karikatur "Local Genius"... basnendar sadoso
- [pakarti] usul untuk jawa pos group Daries
- [pakarti] usul untuk jawa pos group purwanto heru
- [pakarti] Kartun - karikatur "Local Genius"... basnendar sadoso

