Kekuatan Semangat Survival Pada zaman kehidupan ahli strategi perang Sun Tzu, menyerang adalah strategi pertahanan terbaik. Supaya survive, bertahan hidup, harus menang dalam setiap pertempuran. Harus menang perang. Kalau tidak menang perang berarti kalah atau binasa.Kill or to be killed! Lebih baik membunuh musuh lebih dulu daripada dibunuh.
Pada zaman itu, strategi meyerang harus diutamakan. Jika terlambat menyerang, orang akan binasa. Seorang penguasa yang punya kekuatan besar, dia harus menaklukkan musuh. Dia harus menang perang dengan kemenangan besar. Kemenangan kecil tidak ada artinya. Perang harus dimenangkan dan menguntungkan. Tidak mengherankan zaman itu diwarnai dengan perang, perang, dan perang. Antara penguasa yang satu dengan yang lainnya saling membinasakan. Akibatnya, kekejaman dan kekejian terjadi di mana-mana. Apakah sekarang kita harus saling membunuh seperti itu? Tidak! Dan jangan pernah berpikir seperti itu! Strategi menyerang demi meraih kemenangan bisa diaplikasikan dalam banyak bidang kehidupan, tanpa harus memakan korban jiwa. Dan pikiran untuk menang, menang, dan menang justru harus terus dihidupkan. Dibangkitkan. Dalam kehidupan pribadi, kita harus berpikir menjadi pemenang. Meraih kemajuan, keberhasilan, dan harus berjuang demi kesuksesan. Dalam olah raga dan kartun kita harus menang perlombaan. Menjadi juara. Seperti Jitet. Dalam bisnis, kita harus menang persaingan dengan kompetitor. Tentu saja bukan dengan saling membinasakan. Namun dengan bersaing dalam meningkatkan kualitas dan keunggulan pribadi. Bersaing dalam meningkatkan dasar-dasar mental kesuksesan. Di dunia olah raga, seorang atlet bisa berjuang demi meraih medali emas dan juara sejati. Jika tidak menang perlombaan, berarti kalah dan tidak mendapat apa-apa. Dalam dunia bisnis, kita dapat adu kreatifitas, adu inovasi, dan adu strategi demi meriah posisi terdepan dalam bisnis. Saya akan ambil contoh dalam dunia olah raga. Yaitu kemenangan ganda bulutangkis Tony Gunawan dan Candra Wijaya pada Olimpiade 2000 di Sidney. Bersemangat sekali saya mengulas contoh ini. Tahukah Anda, apa yang terjadi pada malam menjelang pertarungan final memperebutkan medali emas? Kedua duta olahraga kita ini sangat-sangat tegang. Rakyat Indonesia saat itu bukan saja berharap, tetapi seperti mengharuskan mereka merebut emas. Indonesia belum sembuh dari situasi krisis dan keterpurukan. Rakyat menghendaki prestasi tertinggi. Demi mengangkat kembali derajat bangsa kita di tengah bangsa-bangsa lain di dunia. Tumpuan satu- satunya ada di pundak mereka. Jadi, beban mereka luar biasa berat. Semalam sebelum pertandingan, saking tegangnya kedua anak ini tidak bisa tidur. Mereka down! Lalu Tony menelepon saya, menceritakan beratnya beban yang ditanggung. Saya katakan dengan keras sekali, bangkitkan motivasi kalian! Pintu kalian tinggal satu-satunya, juara atau mati! Lebih baik mati dari pada tidak jadi juara! Kalau perlu mati di lapangan! Saya minta mereka membuka kran air, mengguyurkan air di kepala, dan berteriak sekeras-kerasnya; "Aku jadi juara! Aku pasti jadi Juara!" Setelah itu mereka bisa menenangkan diri, berdoa sebelum tidur Esok hari, saat bertanding menghadapi lawan yang sangat tangguh, mereka sempat frustasi. Kalah di set kedua. Tetapi mental juara sudah membara di dada mereka. Mereka ingin survive! Mereka bangkit lagi! Di kepala mereka hanya ada emas, emas, emas! Emas atau mati! Menang atau mati! Lalu mereka membongkar pertahanan lawan. Menyerang dengan garang, dengan power yang luar biasa, dan dengan pertahanan sekuat Tembok Besar Cina! Akhirnya Tony dan Candra mengkandaskan lawannya. Mereka meraih medali emas! Luar biasa! Dasyat! Kemenangan pahlawan bulutangkis kita itu patut ditorehkan dengan tinta emas dalam sejarah bangsa ini. Saya Andrie Wongso, merasa berbahagia sekali bisa menyusupkan mental juara ke benak mereka. Sukses mereka karena semangat survive! Patut dicontoh semua olahragawan yang ingin mengharumkan nama bangsa Indonesia. Demikian dari saya Andrie Wongso Action and Wisdom Motivation Training Success is My Right Salam sukses luar biasa!! Sumber: Kekuatan Semangat Survival oleh Andrie Wongso _________________________________________________________________ Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hh3j1fi/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705192197:TM/Y=YAHOO/EXP=1122698578/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/">What would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer in the arts today at Network for Good</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pakarti/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

