Memang benar Mas Kun, kalau kita buka situs luar negeri seperti www.irancartoon.com dan lain-lain maka kita semakin merasa tertinggal jauh.
Meski di sisi lain kita salut dan bangga juga karena di situs itu sering terpampang karya kartunis Indonesia yang menang di luar negeri.
Soal Pakarti yang bisa disebut Tukiyem (dibentuk terus diem...he...he...he), rasanya bosen ngomongin disini. Habis pejabat2 pakarti sendiri justru gak pernah kan mau turun kebawah di milis ini. Boro-boro sms atau komunikasi. Sibuk sibuk sibuk sibuk sibuuuuuuuuuuuuuuuuuuukkk....!??
Indocartoon? Ah mending Indomie aja deh...seleraku!
Utoyo
Kuncoro Adi Broto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kuncoro Adi Broto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam Kartunis Indonesia
Mengikuti perdebatan milis pakarti sekarang lebih banyak bertema tentang kartun piala dunia 2006 , saya jadi tergerak untuk ikut komentar disini tentang semangat kartunis Indonesia untuk mendunia,jaman pertama ketika pemilihan pengurus pakarti yang baru yang notabene banyak anak mudanya terutama dari Bali, semangat saya untuk membangun organisasi kita ini menjadi milik kita bersama sunggguh luarbiasa ....tetapi pada perkembangan waktu kemudian jalur komunikasi yang macet dengan pengurus pusat terpilih dengan tidak adanya rapat atau pemanggilan kartunis daerah yang mau membantu untuk membesarkan organisasi kita menjadi macet ...meskipun sekarang sudah ada teknologi sms yang sebenarnya sangatlah murah untuk berkomunikasi dibanding jaman kuda masih pake sol sepatu besi sungguh ironis pembangunan organisasi kita ini tersendat ditengah jalan....bahkan website yang sudah dibangun untuk itu indocartoon.com malah kemudian macet tak terurus ditengah jalan....(dalam hati mengeluh sungguh menjadi tidak etis ...karena toh kita harus selalu mencari jalan keluar)Bila kendalanya adalah uang saya pikir menjadi wajar karena pendapatan kartunis Indonesia masih kembang kempis....Apalagi ditengah kenaikan harga-harga sekarang menjadi profesi Kartunis di Indonesia sungguh pilihan hidup mati yang kadang sangat menyakitkan bersaing ditengah derasnya arus globalisasi )tengok saja referensi situs luarnegeri yang sering diusulkan oleh dodo di milis ini...secara kualitas kemampuan grafis kartunis luarnegeri menyodok hati kita untuk berkarya yang lebih baik...
Flashback....secara diam-diam aku memasukkan nama Priyanto (Dosen SR ITB) untuk menjadi moderator milis ini agar hidup dan lebih terjaga diskusi kartunalnya malah kemudian aku kena damprat dari Beliau bahwa gara2 hal itu emailnya dibanjiri puluhan spam tiap hari ....(sungguh aku tak habis pikir karena spam sebenarnya ada ketika kita mempublish alamat email kita di milis...dengan rajinnya spammer akan mengendap2 untuk menyusup menjadi seolah-olah anggota milis dengan mode no email di seting milis mereka ....secara iseng saya sering mengecek email2 dengan mode no email di milis ini dan bila ternyata kegiatannya kemudian menawarkan tawaran mlm dengan tiada ampun aku akan membann keanggotaannnya dari milis ini...meskipun sering juga kena damprat juga dari member karena moderatornya tidur sehingga ada juga spammer 1-2 yang lolos di milis dan nongol dengan seenaknya menawarkan dagangan yang sebenarnya mungkin nasibnya sama dengan kartunis kita yang menawarkan kartunnya ke koran-koran tetapi mengalami penolakan....lahan makin sempit untuk berkarya...mengirim kartun ke festival butuh biaya lumayan besar sungguh tragis nasib menjadi kartunis di negeri miskin ini......
Lalu idealisme membangun website milik kita bersama ternyata juga tersendat....
Indocartoon.com bila kita buka sudah menjadi tanah tak bertuan lagi....(Sedih....)Harga yang cukup mahal untuk membangun komunitas bersama bila anggota komunitasnya juga tak iku cawe-cawe tapi mengkritik sana kemari...(memang susah menjadi pengurus pusat kartunis daripada negeri Indonesia ini). Bog-bog majalah kartun Bali nasibnya tak lebih sama.website kartunis yang pertama dari anak-anak kartunis Semarang kokkang maaf almarhum dengan pelan-pelan dimakan waktu.
lalu dengan semangat kartunis miskin yang tidak mau kalah dengan ide dan kreativitas sambil seperlunya merenungi nasib sendiri yang tak kunjung baik.Pertanyaanku apa masalah terpokok dari tercerabutnya website2 kartunis ini tidak bisa bertahan lama?
aku menemukan jawaban sederhana mengapa tak membangun blog yang gratis untuk indocartoon ( masih underconstruction )daripada mengusahakan website yang kemudian mahal diongkos....tentu saja hal ini perlu kerja ekstra besar .Meskipun gratisan bagaimana agar full fasilitas segala informasi yang dibutuhkan kartunis kita bisa ada disitu(sudah gratis masih banyak tuntutan hehehe.....ah biasalah namanya juga orang indonesia tinggal di negeri miskin ini mengapa harus malu ...canda aku dalam hati )
tentu saja full dengan link2 yang dibutuhkan kartunis indonesia seperti pusat informasi tentang lomba/festival kartunis di seluruh dunia apakah blogger mampu untuk itu?Saya pikir mampu dengan sedikit trik dan coding seperlunya blog bisa dirubah tampilannya menjadi seperti website denga 3 kolom .Hemn......bagaimana ya...lanjut aja (pasti semua akan menuai badai kritikan )toh milis ini pertama juga menuai kritikan mengapa tak terus saja melaju....akhirnya waktu yang akan bicara dan bapak google yang baik nan jujur untuk mengungkap informasi yang kita perlukan
itu dulu unek2 saya di menyambut hingar bingar kartun piala dunia 2006
Apakah sudah seperti unek-unek kartunis belum ya :)
sikunst
seorang kartunis yang masih miskin ilmu
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__._,_.___
SPONSORED LINKS
| Comic strip | Cartoonist |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "pakarti" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

