Saya pesimis 'dunia kartun' di Indonesia akan berubah 20 tahun ke depan.
Berani taruhan?
Tidak akan ada perubahan.
Tak akan ada terobosan.
Mbah Marijan lebih ngatyun dibanding para kartunis...
dodo karundeng <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pagi ini aku menikmati kartun disebuah koran, yang menggambarkan orang yang
duduk dikursi sedang menonton tiang gawang dengan jalanya dan bola di
tengahnya. Yang menarik di atas kepala orang yang duduk itu adalah balon
kata yang tertulis "Nonton Bola". Buatku kartun itu sangat harafiah, karena
sepertinya kartunis dengan lugunya mau mengerangkan kepada penikmatnya,
seolah-olah pembacanya blo'on. Inilah tragedi dunia kartun kita! Aku nggak
usah menerangkan panjang lebar Anda semualah yang bisa kembali menilai.
hehehe...
Kalau kita melihat pengumuman lomba kartun yang biasa diadakan di negara
kita, biasanya selalu tertulis, "keputusan para juri tak dapat diganggu
gugat". Ini juga menjadi cerminan cara berpikir dunia kartun kita. Dia dunia
penjurian selalu ada kriteria yang nggak tertulis, mereka akan memilih
karya-karya yang terbaik, dan bisa menjadi tren untuk beberapa tahun ke
depan. Jadi bukan asal pilih dan tak bisa menjadi tren untuk perkembangan
dunia kartun. Kelihatan ada pertumbuhan.
Kembali kembali ke kartun "Nonton Bola", ya masih mendingan gambarnya si
panjul.
Salam bola,
dk
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE!
http://messenger.msn.click- url.com/go/ onm00200471ave/ direct/01/
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. __._,_.___
SPONSORED LINKS
| Comic strip | Cartoonist |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "pakarti" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

