Dit, aku bisa mengerti keresahanmu, ilustrator jadi tukang nunggu artikel yang bakal dibuat gambarnya. Gambar jadi penunjang atau penghias artikel tersebut. Aku sih belum punya pengalaman jadi ilustrator yang ngantoran. Padahal kalau mau menggunakan teknologi internet kayaknya lebih gampang kerja dari rumah. Tapi apa biaya bisa lebih irit, soalnya pulsa telpon mahal juga sejam sekitar 12 ribu katanya. nah, kan ada beberapa yang gawe di pers penerbitan koran. ya, cobalah berbagi. aku juga mau tau. gimana merubah keresahan menjadi kebanggaan. uang belakangan... nyusul...
dk >From: Ditto Priutomo Aimir <[EMAIL PROTECTED]> >Haloo.. salam ngartun tuk semuanya. > > Keresahan, mungkin anggapan teman2 semua ini sebuah wacana yg berat. >Sebenarnya gak juga kok. Dibawa santai aja kaya di pantai. Saya cuman ingin >berbagi dan bercerita. Untung2 bisa dapat masukan dan kritik dari teman2 yg >sudah lama terjun pada bidang ini. > > Saya adalah seorang fresh graduate dari Salah satu Universitas Seni Rupa >di Bandung. Yaa.. sudah hampir setahun juga sih lulusnya. Keresahan yg saya >maksudkan disini adalah ketika saya mulai bekerja sebagai seorang >Illustrator pada sebuah koran di Jakarta. Saya baru pada bidang ini >(illustrator) meskipun pendidikan saya secara tidak langsung mengarahkan >pada bidang yg seperti ini, saya baru merasakan langsung. Saya binggung, >Memang sebuah koran kadang membutuhkan illustrasi, sebagai salah satu >solusi penyelesaian sebuah artikel yg tidak ada fotonya. Atau mungkin untuk >membuat artikel itu menjadi lebih menarik untuk dibaca (ralat bila saya >salah). Tetapi kemudian saya merasa waktu yg saya gunakan di kantor lebih >banyak untuk menggangur, karena most of the time saya bisa menyelesaikan >ilustrasi dalam waktu 15 sampai 30 menitan. Dan jumlah ilustrasi pada tiap >harinya tidak berjumlah banyak. Ditambah lagi saya bekerja berdua. Jadi >kadang hanya menyelesaikan 1 atau 2 gambar > tiap hari. Saya masuk jam 9 dan pulang jam stengah 7 malam. Apakah ini >terjadi pada illustrator di semua Koran dan media ? Saya merasa saya bisa >mengerjakan yg lain tetapi kantor mewajibkan saya untuk selalu ada. Hehe.. >Mgkn itu garis besar dari keresahan yg saya rasakan saat ini. Apakah ada >tmn2 yg merasakan hal yg sama ? dan mgkn ada yg sudah melewati masa2 >seperti itu ? Mohon masukan dan bantuannya.... > > Terima kasih.. > > > ...Ditto... > > Meraba dan Belajar. _________________________________________________________________ Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pakarti/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

