ROL :
Mel Gibson 'Dipecat' Stasiun Televisi ABC
Hujatan aktor Hollywood Mel Gibson terhadap Yahudi
yang dilakukannya pada Jumat (28/7) lalu ternyata
berbuntut panjang. Kabar terakhir, jaringan televisi
ABC menghentikan segala kegiatan produksi miniseri
'Holocaust' yang digawangi perusaan milik Gibson,
seperti yang dilaporkan Wall Street Journal, Selasa
(1/8).
Semua peristiwa ini berawal ketika Gibson ditangkap
polisi lalu lintas di kawasan Malibu pada Jumat (28/7)
dengan tuduhan mengendarai mobil dalam kondisi mabuk.
Pada saat penangkapan itu, Gibson sempat mengeluarkan
kalimat-kalimat yang menghujat Yahudi. Diberitakan,
Gibson bertanya kepada polisi yang menangkapnya apakah
polisi tersebut adalah Yahudi. Gibson juga melontarkan
kalimat yang menyatakan bahwa Yahudilah yang memulai
dan bertanggung jawab terhadap berbagai perang yang
terjadi di muka Bumi ini.
Aktor yang sukses membuat film 'The Passion of the
Chris' ini dikenal sebagai penganut katolit
konservatif yang sangat taat. Gibson yang terkenal
vokal dengan pandangan-pandangan politisnya ini juga
telah meminta maaf atas segala perkataan yang
dikeluarkannya itu pada Sabtu (29/7) lalu.
''Saya bertindak seperti layaknya seseorang yang
benar-benar berada di luar kontrol ketika ditangkap.
Saya sangat malu atas segala ucapan yang saya
lontarkan saat itu,'' ungkap aktor berusia 50 tahun
ini. Peraih Oscar untuk film 'Braveheart' ini juga
menyatakan bahwa dirinya sedang berupaya keras
memerangi kecanduan alkohol yang dideritanya.
Namun, permintaan maafnya itu tak menyurutkan amarah
kaum Yahudi yang merasa tersinggung dengan
ucapan-ucapannya. Bahkan, kejadian itu juga
dikhawatirkan bakal mengganggu proyek yang akan
digarap Gibson bersama perusahaan Icon Production
miliknya. Salah satunya, adalah miniseri di stasiun
televisi ABC yang diangkat berdasarkan sejarah Yahudi
di Belanda pada masa Perang Dunia II.
Namun, salah seorang pejabat ABC yang tidak disebutkan
namanya tidak bersedia menyatakan kebenaran atas kabar
tersebut. Menurutnya, penghentian miniseri tersebut
karena skenario miniseri tersebut belum siap. Padahal,
proyek tersebut sudah berjalan selama dua tahun.
Sementara itu, para agen dan petinggi industri film di
AS sepakat untuk memboikot sejumlah produksi yang
dihasilkan Gibson.
(mag )
Mel Gibson 'Dipecat' Stasiun Televisi ABC
Hujatan aktor Hollywood Mel Gibson terhadap Yahudi
yang dilakukannya pada Jumat (28/7) lalu ternyata
berbuntut panjang. Kabar terakhir, jaringan televisi
ABC menghentikan segala kegiatan produksi miniseri
'Holocaust' yang digawangi perusaan milik Gibson,
seperti yang dilaporkan Wall Street Journal, Selasa
(1/8).
Semua peristiwa ini berawal ketika Gibson ditangkap
polisi lalu lintas di kawasan Malibu pada Jumat (28/7)
dengan tuduhan mengendarai mobil dalam kondisi mabuk.
Pada saat penangkapan itu, Gibson sempat mengeluarkan
kalimat-kalimat yang menghujat Yahudi. Diberitakan,
Gibson bertanya kepada polisi yang menangkapnya apakah
polisi tersebut adalah Yahudi. Gibson juga melontarkan
kalimat yang menyatakan bahwa Yahudilah yang memulai
dan bertanggung jawab terhadap berbagai perang yang
terjadi di muka Bumi ini.
Aktor yang sukses membuat film 'The Passion of the
Chris' ini dikenal sebagai penganut katolit
konservatif yang sangat taat. Gibson yang terkenal
vokal dengan pandangan-pandangan politisnya ini juga
telah meminta maaf atas segala perkataan yang
dikeluarkannya itu pada Sabtu (29/7) lalu.
''Saya bertindak seperti layaknya seseorang yang
benar-benar berada di luar kontrol ketika ditangkap.
Saya sangat malu atas segala ucapan yang saya
lontarkan saat itu,'' ungkap aktor berusia 50 tahun
ini. Peraih Oscar untuk film 'Braveheart' ini juga
menyatakan bahwa dirinya sedang berupaya keras
memerangi kecanduan alkohol yang dideritanya.
Namun, permintaan maafnya itu tak menyurutkan amarah
kaum Yahudi yang merasa tersinggung dengan
ucapan-ucapannya. Bahkan, kejadian itu juga
dikhawatirkan bakal mengganggu proyek yang akan
digarap Gibson bersama perusahaan Icon Production
miliknya. Salah satunya, adalah miniseri di stasiun
televisi ABC yang diangkat berdasarkan sejarah Yahudi
di Belanda pada masa Perang Dunia II.
Namun, salah seorang pejabat ABC yang tidak disebutkan
namanya tidak bersedia menyatakan kebenaran atas kabar
tersebut. Menurutnya, penghentian miniseri tersebut
karena skenario miniseri tersebut belum siap. Padahal,
proyek tersebut sudah berjalan selama dua tahun.
Sementara itu, para agen dan petinggi industri film di
AS sepakat untuk memboikot sejumlah produksi yang
dihasilkan Gibson.
(mag )
Groups are talking. We´re listening. Check out the handy changes to Yahoo! Groups. __._,_.___
SPONSORED LINKS
| Comic strip live | Cartoonist |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "pakarti" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__,_._,___

