wah seru! aku juga mau komentar ni..
alamak yg mau go nasional semua pasti harus dukung. semoga tidak anget2 chicken pupu...  dan jika sudah berjalan nantinya bisa ambil pelajaran dari pakarti yg sekarang makin ga jelas.
sekedar usulan gimana kalo alamak buat pertemuan rutin untuk diskusi, tukar pikiran, semoga aja dari situ kita dapet solusi atau nambah semangat buat majuin kartun, juga bisa hidup di kartun. maklumlah selama ini ngartun masih banyak dianggap job sampingan, atau hobi doank.
mengenai tempat... mungkin kita bisa kerja sama dengan galeri2 atau rumah seni yang sedang banyak tumbuh di medan. seperti Payung teduh di belat, simpasri, dan yang baru di Keladibuntu. jadi kartun yang sebenarnya juga adalah senirupa...bisa jalan bareng dengan perupa lukis, sculpture...dll...
kalo saya sih..lebih setuju alamak besar dulu di medan, buat produk nyata dulu, buletin, craft, punya tempat seperti galeri untuk nampung karya2 anggotanya yang tidak kerja di media cetak. bayangin aja malaysia udah punya 8 majalah yg khusus untuk kartun; Apo, Utopia, Blues,..
masak kita nggak punya...
 
 
 
yuyun
www.kamenyon.blogspot.com
 
 
"Hendro D. Laksono" <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
maaf kalau saya ikut berkomentar,
walau sejujurnya, saya tidak tahu banyak keberadaan pakarti,
 
tapi gini. yg namanya organisasi, sejak awal mestinya sudah punya
visi dan misi (jangkrik... bahasanya kayak orang partai aja :))
 
nah, bicara pakarti, kadang saya berpikir.
bentuk organisasi ini apa sih?
organisasi profesi (semacam asosiasi),
atau sekedar kumpulan orang2 yg punya kesamaan kelangenan?
 
pakarti, saya ragu kalau disebut sebagai sebuah asosiasi.
karena kartunis atau karikaturis, bukan profesi.
maaf. tapi saya bicara dlm konteks ideal.
 
yg namanya profesi, harus ada kawah candradimuka formal (baca : sekolah)-nya.
profesi dokter ada fakultas kedokteran. begitu juga wartawan (fakultas komunikasi/
jurnalistik/publisistik), pengacara (FH), dst.
sedang kartunis?
 
nah, menanggapi gagasan kemungkinan munas,
saya jadi mikir ; tujuan pastinya apa?
sekedar mengukir eksistensi? atau kangen2-an? ini kudu jelas.
dan untuk memperjelas itu, mesti adakepastian ;
PAKARTI ITU APA?
 
kalau ini mau dijawab di munas.
percayalah ; pasti akan jadi munas paling menjemukan dalam sejarah peradaban manusia.
 
- hendro
 
 
----- Original Message -----
From: d_ronggo
Sent: Monday, October 30, 2006 7:43 PM
Subject: [pakarti] alamaaak pakarti?

rasae saya setuju sama om heng
toh pakarti sudah banyak memberi kita manfaat meski selama ini cuman
bisa cas cis cus doang.
dan nggak ada batasan kok diantara kartunis kita. mau namanya kokkang,
alamak, secac, karung, purwokartun atau apalah toh semuanya juga
ngartun.
jadi kalo mau bikin situs alamak dan go nasional and internasional
baguslah dan biar pakarti juga tetep jalan atau syukur-syukur ada yang
mau bikinin web sitenya juga jadi pro kartun indonesia jadi beragam
tapi tetep satu dan seru.
kalo memang mau dibikin resmi resmian ya betul om heng sekalian munas
wae ben jelas nantinya.

yo wis mumpung lebaran
ngaturaken sugeng riyadin (met lebaran)
ngapunten sedoyo kalepatan (maaf lahir bathin)
sukses alamak, sukses pakarti dan sukses kartun kita


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.408 / Virus Database: 268.13.17/505 - Release Date: 27/10/2006


Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
__._,_.___


SPONSORED LINKS
Indonesia phone card Indonesia tour Indonesia travel
Indonesia flower Indonesia diving

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke