Halo om Dk...

Waduh,saya keduluan cerita nih sama om Dk. Saya juga
sebenernya menyempatkan diri untuk melihat pameran
tersebut. Lebih tepatnya lagi pada hari jumat (26/1)
lalu. Sebenarnya perhatian saya lebih tertuju kepada
karya - karya kartunis nasional kita. Yang saya maksud
bukan cuman karya om jitet (akhirnya bisa liat dalam
versi aslinya) tetapi juga karya2 kartunis nasional
yang ikut dilombakan (kategori non profesional). Bagus
bagus euy....... Jadi bangga (emang siapa gw ?).. hehe

Sebenarnya sedikit menyesal sih, lomba tersebut hanya
untuk kategori non - profesional. Kalo misalnya dibuka
juga untuk kategori profesional, mungkin akan lebih
banyak karya - karya anak negri yang tidak kalah
kualitasnya dari seniman - seniman asia yang ikut
pameran itu. Jadinya kan bisa terlihat pemetaan kartun
kita, meskipun baru terlihat di ruang lingkup Jakarta
dan sekitarnya saja.....

Mudah2 an akan byk lagi pameran dan event nasional
atau juga internasional di bidang ini...

Oh iya sialnya juga, saya ga kebagian katalog. Kata
mba nya abis bis bis bis. 
Kita sama om Dk..

Salam,
Ditto P. Aimir




--- dodo karundeng <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Hari Senin (29/1) aku melancong ke Japan Foundation,
> untuk melihat pameran 
> kartun Asia ke-10.
> Sebanyak 10 kartunis memamerkan kartun-kartunnya
> yang bertema lingkungan 
> hidup.
> Hanya satu kartunis yang betina, Elizabeth Chionglo
> dari Filipina. Chionglo 
> memamerkan kartun bergaya komikstrip. Ada kartun
> yang bagus, dia 
> mengambarkan sepasang suami istri yang hendak
> melakukan pesta kebun dan 
> memilih untuk memasang di luar. Gambar akhir sang
> suami membuat api unggun 
> untuk memasak, dan ternyata asap dari api unggun itu
> muncul berbentuk 
> menyerupai hantu macam si casper dengan wajah yang
> menyedihkan. Lantas sang 
> suami bilang ke istrinya, "Itulah seharusnya kau tak
> memakai kayu bakar dari 
> Intaqa, Luzon..".   Intaqa, Luzon tempat terjadi
> banjir dan longsor rupanya!
> Yang menarik juga dalam pameran itu, dipamerkan juga
> koran-koran dari negara 
> asal kartunis yang memuat kartun. Malah Cina
> mempunyai majalah kartun 18 
> halaman, dengan format macam Koran Tempo  atau koran
> berita anak-anak 
> Berani, yang dipamerkan di sana beberapa edisi. juga
> buku-buku. Indonesia 
> diwakili Jitet Koestana. Sayang aku nggak dapat
> katalogus pameran tersebut. 
> Habis!.
> 
> salam,
> dk
> 
>
_________________________________________________________________
> Express yourself instantly with MSN Messenger!
> Download today it's FREE! 
>
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/
> 
> 


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke