hehehehe....luwucuuuu...cho....

aku suka yg tips menahan emosi itu lho...endingnya gak
sedaap.....hehehe...benjol-benjoool...wekekek...

ini comic strip perdana kan....?
selamet..selamet...selamet....

--- EkoFazra Rahwinto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> kalo junior yang bikin sih paling2 kaya tips saya
> mas..hua..ha...ha...dan pak mentri mungkin sudah
> operasi kulit ama hati....operasi kulit badak dan
> udah pengangkatan hati...memang bukan 100% salahnya
> mentri semua terjadi musibah...salahnya dia di
> tempat yang salah dan di waktu yang salah...opo
> manehhh...
>   salam hangat
>    
>   http://www.karikaturekofazra.blogspot.com/
>   
> 
> dodo karundeng <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Aku tadi pagi dari Depok naik kereta api
> mau ke Jakarta. Di stasiun telah 
> dihalo-halo melalui pengeras suara kereta api yang
> akan masuk dan akan aku 
> naiki ini akan menuju Jakarta. Setelah jalan di
> beberapa stasiun ternyata 
> dari pengeras suara dibilang kereta api yang aku
> naiki itu ke jurusan Tanah 
> Abang. Para penumpang banyak yang bingung dan mulai
> misu-misu. Tapi ada 
> seorang perempuan muda, kebetulan aku di gerbong
> pertama, dia langsung ke 
> depan dan tanya ke masinisnya. Ternyata KA ini
> memang ke kota (Jakarta). 
> Ternyata komunikasi PT KA memang buruk dan konyol
> banget, nggak ada 
> pemberitahuan yang kita dengar di dalam gerbong.
> Seorang laki-laki nyeletuk, 
> "Inilah kalau menteri sontoloyo, dan mau mundur aja
> kalau diminta ama 
> presiden!".
> Nah kembali ke subyek seperti di atas, tadi pagi
> Kompas memuat kartun 
> tentang dunia perhubungan kita yang dibuat oleh
> kartunis GM Sudarta, 
> tergambar di bagian kiri, potongan peswat, dan di
> sebelah kanan bawah oom 
> pasikom dan seorang berdialog. Om pasikom bilang,
> Segala kejadian pasti ada 
> hikmahnya...! dan direpon oleh sang anak,
> "Kejadiaannya sudah banyak...lhah, 
> hikmahnya man..na?. Dan latarnya hitam pekat.
> Menurutku kartun ini, terlalu 
> biasa banget. Karena tidak langsung menohok ke
> persoalan yang intinya. 
> Intinya ya orang-orang yang mengurus atau mengatur
> masalah perhubungan yang 
> harus secara lebih jelas "diserang" untuk diminta
> pertanggungjawaban oleh 
> sang kartunis . Terkesan, rakyat yang diwakili ole
> sang anak dalam kartun 
> itu, cuma bisa mengeluh doang. Dan om pasikom itu
> sangat bermuka dua, dia 
> biasa berwajah seperti penguasa dan juga bisa
> seperti rakyat biasa 
> (hahaha...tapi selalu pake jas). Dan dialog itu
> lebih semacam main kata 
> (istilah dia karikata), dan kurang cerdas. Tapi
> jaman terlalu, tapi gaya 
> berkartun belum berubah.
> Kalau dialognya dibikin gini gimana pernyataannya,
> "Segala kartun pasti ada 
> hikmahnya...!" responnya, "Kartunnya sudah
> banyak...lhah, kecerdasannya 
> man..na?. Buatku kartun mengambang seperti ini, akan
> tetap berusaha 
> mempertahankan ketidak-cerdasan kita. Kan sayang,
> orang sebesar GM Sudarta, 
> tapi kok masih gelap saja untuk kartun tentang
> kecelakaan garuda itu. kalau 
> yang yunior yang bikin, bolehlah. hahaha...
> 
> dk
> 
>
__________________________________________________________
> Express yourself instantly with MSN Messenger!
> Download today it's FREE! 
>
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/
> 
> 
> 
>          
> 
>  
> ---------------------------------
> Don't pick lemons.
> See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.



 
____________________________________________________________________________________
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time 
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#news

Kirim email ke