Siiip! Pertama untuk bung Komo, salam kenal. Saya Syam, seorang Prabumulih. Suka komik, tapi nggak bisa nggambar. Hahaha.
Palembang punya potensi. Saya suka Toyo atau Yoto sih [Ayam Nyenyes]. Kartunnya gilobabi, hahahaha Sirodj juga oke. Hemat saya, semua daerah, bahkan Palembang juga punya potensi untuk menjadi salah satu sentrum komik. Hanya saja tahapannya mungkin lebih panjang. jauh Sebelum Jawa jadi sentrum komik indonesia, Medan sudah duluan. Kalo ada rencana ngobrolin how to nulis script komik, saya tertarik untuk terlibat. Itu bae dulu, Lur! Salam, Syam --- In [email protected], mairi nandarson <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menarik itu Kak Komo di Palembang. Saya kini di Batam, > tapi sebelumnya aku di Palembang sebagai koresponden > Kantor Berita Antara yang berkantor di Jl. Srijaya > Negara, Bukit Besar. > Selama di sana, saya mengamati dunia kartun, hanya > saja nyawanya ada tapi tidak beranak alias tidak > memberi kesempatan kepada kawan2 yang hobby tapi tidak > bekerja di media (tidak ada rubrik kartun lepas untuk > pembaca atau kartun kiriman). Seaktu saya di sana, ya > cuma nengokin kartunnya di pojok Sriwijaya Post (kalau > nggak salah tokohnya Ayam Nyes Nyes). Tapi itu juga > lebih banyak dari ilustrasi naskah yang ada di > bawanya. > Sekarang saya nggak tahu, apakah kartun itu masih ada > atau nggak? Kondisi ini berbeda dengan di Padang. > Sewaktu saya di padang (terakhir 2002) ada rubrik > khusus untuk kartunis lepas. Jadi saya dengan beberapa > teman karutnis di padang berlomba-lomba bikin kartun > yang terbit setiap minggu (meski honornya masih kecil > tp ada kehidupan kartunis di sana). > Tapi keinginan Kak (panggilan abang di palembang ya) > Komo sebuah ide yang bagus. Agaknya perlu dipikirkan. > Tapi menurut saya, Kak Komo sendiri deh yang bikin > acara, trus undang kawan2 kartunis yang sudah ngetop > ke Palembang. saya rasa itu lebih memungkinkan > dibanding bermimpi mereka datang sendiri ke Palembang > (:D). > Salam dari Batam > > Mairi Nandarson > nandarson.wordpress.com > > > > > > > --- Don Komo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Pada tanggal 26/05/07, samuel setyanto > > <[EMAIL PROTECTED]> > > menulis: > > > > > > salam sejahtera! > > > sudah lama saya tidak melototin perkmbangan > > kartun, soalnya malas!!! > > > satu2nya kartun yang saya ikuti cuma kartunnya mas > > nunk bola (komik strip > > > lebih tepat) dan mas arif. yang lain paling karya > > mas anton intisari dan pak > > > dwi koen. mereka semua punya gaya dalam kartun > > mereka. reaksi pembaca kartun > > > mereka pun beragam, tidak satu kata. masih lebih > > enak di tempat saya > > > berkecimpung, dunia anak2 lebih murni baik dalam > > ide maupun visualisasi. > > > saya juga rindu teman2 untuk berbagi di palembang, > > entah bikin workshop, > > > pameran, atau jualan komik mungkin. jangan jawa > > terus yang rame, di sini > > > juga pingin! > > > > > > ------------------------------ > > > Ayo ada yang mau menanggapi surat cinta dari > > Palembang ini? monggo silakan > > > jangan jawa terus...ups...keceplosan pake bahasa > > jawa....:) > > > > > > > > > > > > > > > > ______________________________________________________________________ ______________ > Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels > in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit. > http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097 >

