Ha ha, saya mau komentar tapi trauma dituduh ngetawain. Tapi kalo gak 
komentar perut kok 

rasanya kembung. Jadi ya komentar saja.

Begini saudara-saudaraku, bahwa dunia maya itu kan dunia yang tak 
terbatas, dan anda 

tentu tau juga bahwa dunia maya itu lahan subur bagi para pembajak 
ide untuk 

inspirasinya. Saya yakin saudara - saudara sadar bahwa ketika kita 
bikin situs atau blog 

apapun isinya, di sana nanti berkliweran para pembajak ide ini.

Dan jangan anggap para pembajak ide ini adalah anak ingusan yang mau 
mencoba peruntungan 

dengan cara tak terpuji, orang-orang sukses-pun bahkan seorang senior 
memanfaatkan dunia 

maya itu sebagai sawah ladang untuk memanen ide secara gratis. Dan si 
empunya situs ato 

blog itulah sebagai pecundangnya. Sama-sama di dunia maya saja aksi 
kopi paste banyak 

terjadi.

Cobalah satu waktu perhatikan acara tv negri ini, koran atau media 
lainnya. Lawakan, 

banyolan, komentaran , cerita, skenario, opini, bahkan kartun, komik, 
syair lagu, iklan  

dll-nya. Ketika di waktu yang lain anda jalan-jalan di dunia maya 
akan secara tidak 

sengaja menemukan kemiripan ulah mereka itu. Mirip karena sudah 
dibumbui tentunya. Walo 

tak tertutup kemungkinan juga sebaliknya yang terjadi.

Rawan, begitulah kira-kira kata yang pas. Dan siapa yang tau kalo 
salah sattu pembajak 

itu ternyata saya sendiri? Lha apa nggak konyol?

Saya setuju saja, dengan blog bersama itu, namun dibutuhkan kerelaan 
dan keikhlasan yang 

asli bagi para pembuat-nya, jika ternyata blog/situs itu nantinya 
hanya dijadikan tempat 

mangkal pembajak tadi. Dan di lain hari anda sendiri yang dianggap 
plagiat-nya, rela-kah 

anda? Jangan nanti-nya sakit hati dan kecewa ketika karya ato ide 
anda dipake orang lain 

yang lebih layak untuk menjualnya. 

Sesuatu yang di dunia maya gratis, ketika dihijrahkan ke dunia nyata 
akan menjadi uang. 

Dan kabarnya bbm naik, pasti ongkos hijrah itu juga nanti ikut naik. 
harga jual ide 

tentu ikutan naik dan keuntungan-nya yang besar karena tanpa biaya 
produksi di otak 

mereka, hanya bumbu saja yang dibutuhkan.

Yang tak kalah penting adalah tujuannya. Untuk apa? Jor-joran karya? 
Pamer portofolio? 

Kepuasan? Bersenang-senang? Sekedar menuangkan hobi? Ato yang 
lainnya? Trus siapa yang 

mau ngurus?

Kalo sekedar menuangkan hobi saya sangat setuju, karena hobi yang ini 
walo beresiko buat 

saya itu gak papa, namanya juga hobi. Mari bikin saja.

Salam.
http://mbelgedez.oggix.org--- 


In [email protected], ramblue <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> lebih enak sebenarnya pakarti punya
> domain sendiri,dan dibuatkan web forum
> www.*pakarti*.com sudah ada, saya kira ini
> domainnya pakarti.
> 
> ramblue
>


Kirim email ke