mamanda,

samulo katiko ambo maliek inisial da Ad dibawah, ambo alah
mangiro, tapi dari bahaso emailnyo, ambo indak picayo baso
da Ad yg manulih, makonyo ambo mamposisikan diri dulu sbg
urang yg alun kenal jo penulis.

ma'af yoh da Ad, ma'afkan adikmu yg lancang ini


wassalaam,
Ronald (32 th)






                                                                                       
                                               
                      [EMAIL PROTECTED]                                                
                                             
                      Sent by:                         To:       [EMAIL PROTECTED]     
                                    
                      [EMAIL PROTECTED]        cc:                                     
                                       
                      ntaunet.org                      Subject:  Re: [EMAIL PROTECTED] 
Duh...engkang... (kesedihanku untuk Amien danumat   
                                                           Islam)                      
                                               
                                                                                       
                                               
                      07/08/2004 04:25 PM                                              
                                               
                      Please respond to palanta                                        
                                               
                                                                                       
                                               
                                                                                       
                                               






Ronald P Putra wrote:
>
> Saya nggak tahu nih akan dipanggil dgn apa, apakah saya akan memanggil mamanda
> atau sanak....

mB :
Ronal kaan alah batamu jo Adrisman di Tennis 4 April '04.
Nan tagak disubalah kida Ronal, kaan Adrisman ( skitar 45thn)
Apo paralu dikirim baliak kodak basamo  nan lah balebel  didado ???


> Tidak ada gunanya mencari kambing  hitam atas kekalahan AR ini, semua kita telah 
> berijtihad
> memilih apa yg terbaik menurut perhitungan kita, dan jika hasilnya mengecewakan maka 
> bersabar
> dan berbesar hati adalah jalan terbaik.


mB:
Itu juo jawaban ambo.
Nan paralu awak lah barusaho managakkan kabanaran.
Kok urang lain indak namuah, yoo tasarah.
Karano lah tabukti bangso kami suko dan akan baputa-puta disitu
ka disitu sae.
      Indak  nio parubahan.
      Masih feodalism.
      Mabuak dek bayang-bayang.

Add Adrisman
      Baitulah bangso kami.
      Masih di CINO ???


mak Ban

> ~~~
>
> Kemaren, saya ngobrol dgn seorang teman pendukung berat AR. Dan dengan wajah
> pasrah dia berucap :
>
> "yah..mau diapain, sekarang gua hanya berharap agar Wiranto bisa masuk ke putaran 
> kedua..."
>
> saya menjawab : 'nah... lo, kok dulu menentang banget atas wacana utk mengusung 
> Wiranto
> utk menghambat laju Mega/SBY  ?, kok dulu wacana itu dianggap pragmatis, berjangka
> pendek, dlsbnya ?"
>
> Teman saya itu hanya terdiam, dan saya juga terdiam sambil bergumam dalam hati :
> " ternyata langkah Anis Matta  utk mendukung Wiranto demi menghambat laju Mega/SBY
> terbukti sudah "
>
> Jujur, disaat seperti ini, kita justru berharap Wiranto masuk keputaran kedua.
>
> ~~~
>
> Lalu kemana suara PKS setelah ini ?
> saya menganggap asumsi mamanda/sanak ini merupakan asumsi yg pertama muncul 
> disamping berbagai
> asumsi yg akan muncul nantinya, sampai PKS mengeluarkan rekomendasi keduanya nanti.
> (persis sama seperti sebelum 5 Juli kemaren, akan banyak berseliweran 
> prakiraan-prakiraan
> baik yang jitu, maupun yang mencoba menerka-nerka saja...)
> so, kita tunggu saja. Lagian perhitungan belum selesai, Bisa jadi Wiranto naik ke 
> posisi ke dua,
> atau malah AR yg mendampingi SBY di 20 september nanti, wallahu 'alam.
>
> tetap semangat, dunia tdk akan runtuh dgn kalahnya AR, justru disaat spt ini 
> ukhuwahlah yg
> hrs dipererat, bukan dengan cara saling menyalahkan.
> mohon ma'af kalau ada kata-kata yg tdk berkenan
>
> wassalaam
> Ronald (32 th)
>
>
>                       [EMAIL PROTECTED]
>                       Sent by:                         To:       [EMAIL PROTECTED]
>                       [EMAIL PROTECTED]        cc:
>                       ntaunet.org                      Subject:  [EMAIL PROTECTED] 
> Duh...engkang... (kesedihanku untuk Amien dan umat
>                                                         Islam)
>
>                       07/08/2004 07:02 AM
>                       Please respond to palanta
>
>
>
> Saya termasuk yang kecewa melihat kegagalan Amien dan kelihatannya juga
> tinggal history..., nggak tahu yah apa iya negara kita ini memang nggak mau
> dipimpin oleh pemimpin yang baik, yang bersih, yang taat sama agamanya.
>
> Saya juga kecewa PKS baru memberikan rekomendasinya mendukung Amien pada
> saat2 terakhir, dalam waktu cuma beberapa hari saja..., mana sempat..:)
> mensosialisasikan sama yang dibawah, akibatnya suara PKS terpecah kemana
> mana, tak tertutup kemungkinan lari juga ke SBY.
> Sayang sekali yah padahal kalau (namanya juga berandai andai) saja PKS dari
> awal menentukan pilihannya...,tentu sekarang Amien masih bisa bersaing untuk
> putaran selanjutnya mengingat potensi suara PKS itu sangat besar.
> Dan lebih kecewa lagi saya pernah denger sebelumnya bahwa ada ustadz pks
> (Ustadz Rahmat Abdullah mungkin) yang melarang aktivis PKS ikut menjadi tim
> sukses capres manapun..., heran...katanya mendukung AR tapi diembel embeli
> nggak boleh membantu...., yah mendingan nggak usah mendukung aja deh....,
> apalagi mendukungnya disaat saat akhir...sama juga nggak ridho tuh...
>
> Memilih pemimpin yang baik, yang bisa memikul amanah, yang bisa menjalankan
> aspirasi umat Islam itu adalah tugas umat Islam, dari golongan manapun
> mereka berasal..., dari NU..kek... Muhammadiyah..kek, dari apa saja nama
> organisasi yang mereka sandang..., semua mengaku Islam, dan semua yang pasti
> berpegang pada kitab dan rasul yang sama.
> Heran...umat kristen yang cuma beberapa juta saja gampang banget
> kompaknya..., mereka cuma punya satu partai (PDS) nah suara mereka bisa
> bersatu di partai ini...:(
>
> Nah sekarang apa yang akan diperbuat PKS kalau nanti SBY yang menjadi
> presiden...?, mau mendukung juga...?, wah plin plan dong namanya, kan semua
> (sebagian besar) mengiyakan bahwa pendukung SBY itu banyak orang
> kristennya...
> Mau partai oposisi....., hehe telat atuh kang...kan udah bilang di media mau
> dukung Amien Rais...
>
> Kasihan deh dikau PKS....:)
>
> Yah sebagai pendukung Amien Rais dan simpatisan PKS saya cuma menyarankan
> ambil lah hikmah dan pelajaran dari peristiwa ini..., PKS emang masih muda
> masih banyak yang mesti dipelajari dalam kancah politik ini.
> Kalau nanti presidennya SBY atau MSP, yah PKS konsentrasi dan konsolidasi
> sajalah agar bisa menggoalkan HNW jadi ketua DPR dan AR tetap jadi ketua
> MPR..., dengan begini dari sisi Legislatif masih dipegang oleh umat
> muslim..., mudah2an kepentingan umat Islam masih tetap diperhatikan atau
> dibuat lebih baik.
>
> Kita umat Islam mesti belajar bersatu macam umat kristen itu..., mereka juga
> banyak kok cabangnya..., tapi nggak pernah tuh denger mereka ribut2 atau
> menjelek jelekan kaum lainnya.
> Dulu waktu lahirnya madzab2 juga tidak menjadikan umat Islam jadi berpecah
> pecah atau saling menjelek jelekan umat lainnya.., yah berbeda saja ,
> seperti halnya kita bisa menerima perbedaan kebiasaan ditiap tiap daerah
> yang kita lalui.,
> namun di Indonesia sejak adanya NU dan Muhammadiyah...., kedua golongan
> besar ini menjadi seperti tom and jerry..., nggak bisa akur dalam arti akur
> seakur akurnya. Orang NU kalau udah memandang GD itu kayaknya seperti
> melihat Richard Gere...deh..., terkagum kagum nggak karuan.
>
> Solid and unified are 2 different things, to be solid you only need to be in
> the same thought process, to be unified you need to move beyond many
> differences.
> Keimanan adalah urusan seseorang dengan Rabbnya..., bukan urusan kita...
> Tak perlu perbedaan cara kita berpakaian menjadikan kita terpecah pecah....,
> mau pakai jilbab kek mau nggak kek..., mau jilbabnya panjang mau yang gaul
> kek, mau jenggotan mau kepalanya digundulin...terserah..., biarlah mereka
> berurusan dengan Allah...
> Sungguh tak ada yang tahu dibarisan mana kita di padang machsyar nanti....
>
> Tapi sekarang ini...didunia ini...marilah kita bersatu paling tidak untuk
> negara kita tercinta ini..., negara kita ini sudah kebangetan
> bangkrutnya..., kalau saja ini perusahaan lebih baik kita bubarkan saja dari
> dulu dulu dan buat perusahaan baru dengan management baru.
> Well unfortunately is not that simple..., ini sebuah negara..., dan banyak
> umat yang tergantung kepada negara ini....
> Revolusi sudah terbukti melahirkan banyak tangis dan penderitaan..., yang
> bisa kita lakukan adalah mari kita mengadakan revolusi mental...
> Kalau kita tahu makan babi itu haram...., maka apa bedanya kalau kita makan
> dari hasil korupsi..., bayangkanlah yang kita makan itu babi..
> Kalua kita tahu mencuri itu adalah dosa..., maka jangan mencuri...., kalau
> tahu melanggar itu dihukum...., janganlah melanggar.....
> Perbanyaklah tobat....., dan mawas diri...kita emang bangsa yang sulit
> diajari dan mau belajar dari kesalahan.
>
> Wassalam
> adr
>
> NB: Kita umat Islam ini bersaudara...disatukan dalam saudara seiman...,
> marilah belajar memaafkan yang kita cintai...let's learn to love our people
> unconditionally.
> Singkirkanlah semua perbedaan itu..., tak ada NU , tak ada Muhammadiyah....,
> singkirkan fanatisme dan taklid membuta.
> We can have a lot of knowledge..., but can we get a wisdom out of it..?
>
> ----- Original Message -----
> From: "harman" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, July 07, 2004 9:30 AM
> Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Amien manang mutlak di Ranah Minang
>
> > Kecewa memang melihat suara Amien Rais dalam pemilu pilpres I ini
> > akan tetapi akan sangat kecewa jika di ranah minang Amien Rais kalah.
> > Alhamdulillah pagi ini saya lihat perolehan suara Amien Rais di ranah
> > minang cukup memuaskan. Kalau bisa tolong disampaikan seperti pemilu
> > legislatif lalu perolehan suara di tiap-2 kabupaten kalau perle ke
> > camatan. kampuang ambo (cubadak lilin) berada di kec. Matur, Lawang
> > ba a kiro-2 hasil suara Amien Rais?
>
> ____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ___________________________________________________
>
> ____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ___________________________________________________

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________






____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke