cukuit bagus tulisanyo.. iko namonyo siap manang dan
siap kalah. siapa pun nan tapiliah.. nan manang bangsa
indonesia.


--- Dewis Natra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dari milis UGM, tulisan Gunawan Muhammad.
> 
> Dewis, 34
> www.cimbuak.com
> #Kampuang Nan Jauah Dimato Dakek Di Jari#
> -----Original Message-----
> From: Mardiyah [mailto:: Friday, July 09, 2004 9:08
> PM
> Subject: ] Biarkan aku banggakan, kau, bangsaku,
> dengan cara yang sederhana
> 
> 
> 
> Dear All,
> 
> saya juga sedih Amien Rais-Siswono gagal melaju ke
> putaran kedua. tapi,
> kesedihan itu menguap setelah membaca kolom GM yang
> akan terbit di Majalah
> Tempo, senin nanti. Sorry, Mas Goen, saya "bocorin"
> kolom ini ke milis
> sebelum terbit.
> 
> Biarkan aku banggakan, kau, bangsaku, dengan cara
> yang sederhana
> 
> salam,
> mardiyah
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Dari Buku Notes Seorang Yang Kalah
> 
> Oleh Goenawan Mohamad
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Di kotak suara saya pilih Amien Rais dan Siswono.
> Saya tahu akan sulit
> sekali mereka akan menang.
> 
> 
> 
> 
> Ada yang bertanya: kenapa? Jawab saya: Karena saya
> tahu mereka berdua tak
> pernah hidup dari uang sogok, dan karena mereka peka
> terhadap keadaan orang
> miskin.
> 
> 
> 
> 
> Tanya: Tidakkah yang lain begitu juga?
> 
> Jawab: Mungkin. Tapi kebetulan saya tak tahu.
> 
> 
> 
> 
> Beberapa teman mencela Amien dan Siswono dan mencoba
> menunjukkan bahwa
> pilihan saya salah. Baiklah. Tapi bukankah memilih
> dalam sebuah pemilu
> mengandung asumsi bahwa kita memang bisa salah?
> Bukankah itu sebabnya secara
> periodik kita menilai kembali tepatkah pilihan kita
> sendiri?
> 
> 
> 
> 
> Pemilu adalah sebuah kombinasi antara harapan dan
> ironi. Ada harapan untuk
> memperoleh seorang pemimpin yang terbaik, tapi
> harapan itu sendiri diam-diam
> sebenarnya tak bisa mutlak di hati kita. Dalam
> pemilu orang yang memberikan
> suara adalah orang yang siap kecewa dan orang yang
> dipilih adalah orang yang
> siap dibatasi. Demokrasi yakin manusia bisa berbuat
> baik, tapi tahu ada
> cacat dalam dirinya.
> 
> 
> 
> 
> ***
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Tanya: Anda memaklumkan diri berpihak kepada salah
> satu calon. Di mana
> independensi anda sebagai seorang budayawan? Apa
> gunanya?
> 
> 
> 
> 
> Jawab (setelah menjelaskan bahwa saya tak paham apa
> itu arti �budayawan�):
> Pertama, independensi habis jika tindakan saya
> diatur orang lain. Dalam
> memilih Amin-Siswono, saya tak dikendalikan oleh
> kekuatan manapun.
> 
> 
> 
> 
> Kedua, independensi hilang kalau saya teken kontrak
> akan mendukung seseorang
> atau sesuatu sampai mati.
> 
> 
> 
> 
> Ketiga, lebih baik menentukan sikap secara terbuka,
> hingga orang tahu �bias�
> saya dalam mengemukakan pendapat.
> 
> 
> 
> 
> Keempat, dalam masa ketika lembaga demokrasi masih
> harus dikukuhkan, saya
> ingin aktif menyatakan, bahwa memilih dan memihak
> itu bukan sesuatu yang
> nista dan kotor. �Budayawan,� apapun artinya kata
> yang aneh itu, bukanlah
> brahmana.
> 
> 
> 
> 
> Tapi memang, pada setiap pemihakan ada tesirat
> kehilangan. Setiap pemihakan
> adalah bagian dari apa yang dalam kata-kata Reinhold
> Niebuhr sebagai �tugas
> murung politik�. Sebab ada yang tersingkir di sana,
> yakni kebersamaan yang
> inklusif. Masalahnya kemudian adalah bagaimana
> mengatur pemihakan itu Ada
> tantangan tempat dan waktu. Memihak tak berarti
> memihak dengan sikap yang
> tertutup dan statis.
> 
> 
> ***
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Saya kira itulah yang terjadi pada pemilihan 2004.
> Berjuta orang menunjukkan
> pemihakan yang terbuka dan dinamis. Mereka
> independen. Mereka mencoblos
> partai X dalam pemilihan April, tapi tak selamanya
> mengikuti partai itu
> dalam hal memilih calon presiden.
> 
> 
> �Orde Baru� hendak membuat rakyat sebagai �massa
> yang mengambang,� yang tak
> terpaku pada satu partai karena ikatan �primordial�
> � dan untuk itu
> kebebasan rakyat untuk berpolitik dihilangkan Di
> tahun 2004 rakyat Indonesia
> membuktikan diri sebagai �massa yang mengambang�
> justru karena bebas
> berpolitik.
> 
> 
> ***
> 
> 
> 
> 
> 
=== message truncated ===>
____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda,
> silahkan ke: 
> http://rantaunet.org/palanta-setting 
> ___________________________________________________


=====
Lautan Sati Rantau Batuah
 
Sutan Palito Alam
33 th





                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke