mahota ttg acara TV , memang TV di Indonesia supayo laku galehnyo pakai rumus SGM ( Sex, Gossip dan Misteri ). baintun pulo nan dicaliak dek anak kaminakan awak , termasuk nan ado di kampuang.
ambo danga, beberapa pengusaha minang asal bukittinggi di jakarta sedang merintis TV lokal area bukittinggi ( B-TV ) semoga bisa terwujud ide tsb , memberikan alternatif tontonan yg lebih positif. pepatah lama ttg fungsi mamak, anak dijinjiang, kamanakan di bimbiang, jaman kini ko, tugas mamak tsb, sebagian telah digantikan oleh TV , TV lah nan mengasuh anak kemenakan kita, sejak bangun tidur sampai mau tidur lagi , realitanya TV telah menjadi "Mamak" yg baru. Berikut ada puisi bagus dari Abdurahman Faiz , penyair cilik usia 9 tahun, ttg televisi : ANAK TELEVISI Setiap hari kami saksikan kesadisan di luar logika, juga pertikaian yang tak selesai diiringi goyang bor patah-patah, gosip para selebriti serta gentayangan para hantu setiap jamnya Kami larut dalam kisah cinta anak sekolah berseragam putih merah putih biru dan putih abu-abu sambil menertawakan si yoyo, cecep, sin chan dan bidadari, lalu sibuk mendukung bintang baru lewat sms Dari pagi sampai malam kami menghapal televisi kami cerna kelicikan, darah, goyangan dan semua jenis hantu sambil mendebukan buku-buku Di sekolah guru bertanya tentang cita-cita dan sambil menguap panjang kami menjawab Kami ingin jadi orang paling berguna bagi negeri ini seperti yang pernah dinasehatkan orangtua, guru, pejabat, politisi, ulama dan selebriti kami di televisi Abdurahman Faiz (Mei 2004) --- In [EMAIL PROTECTED], kamurer <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Z Chaniago wrote: > > > Assalamu'alaikum WW > > > > Ndak usah jauah-jauah bana...nan tajangkau dek tangan awak surang- surang se > > lah dulu...... > > Minggu kapatang di RT/RW kami lah diadokan pembentukan panitia HUT RI... > > ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ___________________________________________________

