Kamis, 29 Juli 2004 18:33:00
Hidayat Nurwahid: PKS Tidak akan Golput

Bandung-RoL -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur
Wahid mengatakan, partai yang dipimpinnya itu tidak akan Golput dalam
pelaksanaan Pilpres putara kedua pada bulan September 2004 nanti,
meski Capres/Cawapres yang didukungnya tidak lolos mengikuti pilpres
putaran kedua tersebut.

"PKS tidak akan menjadi Golput pada pelaksanaan Pilpres putaran kedua
nanti," katanya usai menjadi pembicara dalam acara "Pesantren
Mahasiswa se-Indonesia", di Masjid Daarut Tauhid, Bandung, Kamis.

Ia mengungkapkan, alasan PKS tak akan menjadi Golput tidak terlepas
ingin meminimalisir fakta Capres/Cawapres yang menghambat agenda
reformasi saat ini.

Setidaknya, menurut dia, konstituen PKS yang memiliki kartu anggota
(KTA) tidak akan menjadi Golput dalam Pilpres putaran kedua tersebut,
sedangkan jumlah pemilih PKS pada pemilu legislatif lalu sebanyak
sekitar 8.430.000 orang.

Ia juga mengungkapkan bahwa PKS sampai sekarang belum menentukan
pilihannya kepada dua Capres yang berhasil masuk lolos putaran kedua
pada Pilpres September nanti, yakni, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf
Kalla dan Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi.

"PKS sendiri akan menentukan pilihannya itu paling tidak dibatasi
sampai minggu kedua bulan Agustus 2004 nanti setelah digelarnya
pertemuan Majelis Syuro," katanya.

Tentunya, kata dia,, PKS akan memilih Capres/Cawapres yang konsep
pemikirannya sesuai atau sejalan dengan PKS, yakni, menjaga
reformasi, menjaga kedaulatan Republik Indonesia (RI), melakukan
tindakan tegas terhadap pelaku koruptor atau anti-korupsi serta tidak
mengusung militerisme.

Bilamana kedua Capres/Cawapres yang lolos masuk putaran kedua Pilpres
2004 itu sudah mampu memenuhi persyaratan tersebut, katanya, maka
setidaknya rakyat akan memilihnya sendiri.

"PKS akan lebih memilih sosok yang memiliki komitmen yang sejalan
dengaan PKS, seperti, memberantas korupsi, menjaga kedaulatan RI,
menjaga nilai-nilai reformasi dan tidak mengusung militerisme,"
katanya.

Di bagian lain, Hidayat Nurwahid mengakui, kedua Capres/Cawapres
tersebut telah melakukan koordinasi dengan PKS namun syarat yang
diberikan adalah sejalan dengan konsep PKS sendiri.

"Kita saat ini tengah memperdalam pilihan yang akan diberikan kepada
kedua Capres/Cawapres itu, dan paling pada minggu kedua bulan Agustus
2004 nanti sudah ada keputusannya," demikian Hidayat Nur Wahid.
ant/aih

http://www.republika.co.id/ASP/online_detail.asp?id=168097&kat_id=23







____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke