Masih Ingatkah kita Pesan Allah ini..?

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Panasnya terik mentari kota Ghiza membuat manusia
gerah,..berkeringat..
Namun mudah- mudahan tidak segerah hati manusianya.
Seorang ibu tua,yang masih kelihatan muda,dan kokoh
tiap hari berjalan kesana-kemari,dari satu rumah
kerumah yang lain untuk memberi pengobatan bagi pasien
yang  benar-benar sakit,atau kelelahan, dengan pijitan
tangannya yang sangat-sangat ampuh. Melalui kuasa
Allah jua., ia dapat menyembuhkan orang-orang sakit
terkilir,jatuh,mag,terutama penyakit rahim wanita, dan
sebagainya.


Suatu kali setelah ibu ini pulang dari rumah
kami,suami  mengantarkannya sampai rumah,karena
kasihan di terik mentari begini,kalau jalan akan sulit
sekali,tentu dengan mobil akan mempercepat ia
sampai,dan tidak terkena panasnya hari.


Di tengah jalan,ada mahasiswa yang ikut ke mobil
,sampai di suatu tempat ia minta berhenti,karena ada
urusan.


Suatu hal yang tak di duga sama sekali oleh suami saya
,tatkala ibu tersebut bertanya ,dan menawarkan duit
pada mahasiswa itu." Ada duit apa kagak..?


Suami saya  cerita pada saya ,salut dengan ibu
tersebut,ia cari duit bukan untuk kepentingan dirinya
sendiri,tetapi duit itu untuk membantu mahasiswa yang
sering datang ke rumahnya di Kairo itu.


Lain hari,ibu tersebut kami panggil lagi,karena beliau
adalah dokter tetap bagi saya  yang penyakitan
ini.Banyak hal yang dapat kupetik dari dirinya,bukan
sekedar badanku sembuh saja,tapi hal-hal ,serta
pengalaman lain yang lebih berharga dari itu dapat
kuambil darinya.


Ia seorang ibu tua yang sejak dari mudanya hidup
bekerja keras,giat,segala sesuatu bisa di
usahakan,asal ada kemauan untuk itu.Boleh dikatakan
beliau ini berkorban kambing,atau sapi di hari raya
Idul Adha ,padahal,kalau di pikir-pikir,ia orang yang
sederhana sekali.

Rumahnya penuh dengan mahasiswa,orang-orang yang
belajar,baik ketika di Indonesia,ataupun di Kairo
ini.Kenapa sampai seramai itu orang di rumahnya ?.


Yah..karena ia adalah seorang ibu yang pemurah,mencari
duit,bukan sekedar untuk mencari kakayaan
duniawi,tetapi untuk bekal di akhirat,membantu
manusia-manusia yang kesusahan material.Tak jarang ia
mengisi kantong mahasiswa itu dengan duit,kalau sakit
di perhatikannya sekali.


Dalam hal ini,saya teringat firman Allah SWT : " Wahai
orang-orang yang beriman , belanjakanlah ( di jalan
Allah ), sebagaian dari rezeki yang telah kami berikan
kepadamu,sebelum datang hari yang pada hari itu ,
tidak ada lagi jual beli,dan tidak ada lagi
persahabatan akrab,dan tidak ada lagi Syafa'at ".


" Perumpamaan nafkah yang di keluarkan oleh
orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan
Allah,adalah serupa dengan sebutir benih,yang
menumbuhkan tujuh bulir,pada tiap-tiap bulir
menumbuhkan seratus biji.Allah melipat gandakan
ganjaran bagi siapa yang di kehendaki.Allah maha luas
karunianya,lagi maha mengetahui " 


Allah SWT berfirman : " Siapakah yang mau memberi
pinjaman pada Allah ? akan pinjaman yang baik.( yaitu
menafkahkan  hartanya di jalan Allah ), maka Allah
akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan
lipat ganda yang baik ".


Dan masih ingatkan kita akan pesan Allah SWT yang satu
ini ? : " Dan jika orang-orang yang berhutang itu
,dalam kesukaran,maka beri tangguhlah ia sampai
berkelapangan.Dan menyedekahkan sebagian,atau semua
hutang itu lebih baik bagimu,jika kamu mengetahui ".


Pada zaman Rasulullah SAW,dan para sahabat
dulu,manusia suka sekali mendermakan hartanya di jalan
Allah,kalau ada yang berhutang , sering di berikan
saja.Namun pada masa kini,betapa banyaknya manusia
yang "  pemakan mangsa ".Apakah ini penyebab banyaknya
bencana alam yang melanda daerah, negeri dan dunia ini
?


Jangankan untuk menyedekahkan saja sebagaian,atau
semua  hutang orang tersebut,malah hutang itu di lipat
gandakan,dan selalu menyakiti hati orang yang
berhutang dengan mendesaknya untuk membayar,atau
mengusir dan menggusurnya.


Apakah kita semua sudah mulai melupakan firman-firman
Allah,atau pura-pura tidak tahu,atau tidak pernah
mendengar,dan membacanya sekalipun??
Masih berapa orangkah yang tersisa,watak-watak para
sahabat dalam hal berinfaq ini,atau masih berapakah
yang ada,manusia seperti ibu tua diatas tadi ? hanya
kita yang bisa jawabnya.

Wassalam.Rahima.Sikumbang.S ( Ghiza 5 Agustus  2004 ).


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke