Da Ephi,

Kebetulan ambo pernah ke Darfur, dan lihat mata sendiri apa yg terjadi, tahun 2000 
lalu.

Pada taun itu, sudah ada LSM2 asing di darfur, seperti Medecine Sans Frontiers, 
Doctors without Borders, ICRC, UNHCR dll. Kalau Kristenisasi adl agenda utama LSM2 
ini, tentu saat itu sudah ada tindakan dari pemerintah setempat.

Belum lama ini, teman ambo, yg orang Pakistan-Pashtun, di kirim kesana utk misi ICRC, 
dan berita yg ambo dapat dari dia sungguh bencana kemanusiaan. Mungkin lebih seram 
lagi dari Bosnia, karena penduduk tanpa kemampuan membela diri yg diserang secara 
sistematis.

Tanpa kehadiran LSM2  di daerah2 konflik di manca negara, sulit rasanya membayangkan 
bencana kemanusiaan yg bakal terjadi. 

Bisa pula di mengerti akan ketakutan atas pemurtadan yg bisa saja di masukkan dlm 
agenda LSM2 tsb, tapi juga kita harus bertanya, sampai sejauh mana kita sumbangsih 
kita thdp LSM2 yg Islami ? Sampai saat ini, donasi yg di terima Red Crescent masih 
jauh dari yg di terima counterpartnya, Red Cross (ICRC)

Ada baiknya kewaspadaan kita di arahkan kepada badan2 yg justru beroperasi di daerah 
non-konflik. Ada organisasi2 Intl yg patut di tilik: Latter-Day Souls contohnya. Atau 
English For The World. 

Dari yg ambo tau, ada beberapa tahapan/consideration sebelum sebuah organisasi 
misionaris memulai proses pemurtadan nya di suatu daerah.

Singkatnya: 
1. Survey: biasanya di lakukan oleh generasi mudanya; sebagai turis back-packer. 
Berkedok back-packing dinilai lebih mudah mengenal 'medan' karena cepat membaur. 
Biasanya waktu kunjungan cukup lama, dan sampai ke pelosok2. Berkedok backpacking juga 
memudahkan mobilisasi.

2. Tujuan survey adl mencari 'ketidak seimbangan' di masyarakat, dan meng identifikasi 
pihak2 yg merasa di rugikan oleh sistim kemasyarakatan tsb. Selain itu juga utk 
mencari aliansi.

3. Setelah survey, akan ditentukan pola dan cara sosialisasi program mereka. 

Bila daerah yg di tuju adl mayoritas muslim, maka biasanya mereka akan mengirimkan 
misionaris dalam bentuk 'keluarga muslim' yg baru pindahan dari daerah lain utk tujuan 
berusaha, bekerja dll. 'Keluarga Muslim' ini kemudian akan membaur. Salah satu cara 
pemurtadan yg di lakukan adl dengan mengatur salah satu anak dari "keluarga" ini utk 
berpacaran dg anak dari keluarga muslim setempat. Hal ini akhirnya akan mengakibatkan 
perpecahan di dlam masyarakat tsb. Biasanya 'keluarga' tsb akan tetap tinggal dan 
membiarkan masalah ini berlarut-larut, sampai akhirnya pemurtadan terjadi.

Bila daerah tsb sudah banyak non-muslimnya, maka biasanya akan didirikan fasilitas2 
sosial yg di buka utk umum, tapi dg nuansa non-Islami: kursus gratis bhs Inggris, 
pengobatan, perpustakaan dg buku2 yg non-islami dlsb. YG paling trend saat ini di 
lakukan di negara2 undeveloped adl mengajarkan musik; piano, gitar dg lagu2 yg gimanaa 
gitu.

Demi mendukung biaya mereka di seluruh dunia, organisasi2 ini biasanya mencari dana 
dari pemilik perbankan dan barang2 kebutuhan sehari. Jadi sudah saatnya kita justru 
memilih barang bukan lagi karena merk, tapi karena siapa yg berada di balik produksi 
tsb. 

Daerah konflik biasanya dihindari, karena penyebaran di sana hanya akan mengakibatkan 
terciptanya kubu. Dan bila sudah tercipta 2 kubu yg berseberangan, maka hanya jalan 
kekuatan yg bisa di pakai. Sementara kekuatan dan kekerasan bukanlah metode mereka. 
Mereka lebih senang beroperasi dengan status-quo.

Sebenarnya, dengan memahami jalan kerja mereka, kita bisa 'menangkal' penetrasi yg 
mereka lakukan. Tujuan goal mereka pun sebenarnya sangat 'mungkin di capai' yaitu 
memurtadkan orang2 yg belum kuat iman dan takwanya, dimana saja. Betapa banyaknya 
teman2 kita yg bisa jadi sasaran, kalo di pikir2.

Semoga bermanfaat,

wass,

da.33.mdly.


----- Original Message -----
From: Ephi Lintau <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 11 Aug 2004 03:06:44 +0100 (BST)
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Kristenisasi Besar-Besaran Dikhawatirkan Akan MelandaDarfur

> eramuslim, KAIRO (IslamOnline.net) - Misionaris
> Kristen diperkirakan akan membanjiri Darfur, Sudan
> bagian Barat, mengiringi kehadiran militer asing di
> negara mayoritas Muslim itu. LSM kemanusiaan akan
> dipakai sebagai tameng untuk menyamarkan kegiatan
> mereka.
> 
*********** Cut ********* Cut ************************** CUT *******

-- 
_______________________________________________
Get your free email from http://ehotelier.com  
Designed for hotelier's on the move


Powered by Outblaze

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke