http://www.kompas.com/utama/news/0408/25/001856.htm
Padang, Kompas Rabu.

Selebaran tanpa sumber tentang ajakan memilih Megawati mulai beredar di
Padang, meski kampanye pemilihan presiden putaran kedua belum memasuki
jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selebaran kertas warna kuning dengan judul huruf kapital "MENGAPA SAYA
MEMILIH MEGAWATI? dan diapit dua gambar hati (love) warna hitam bertuliskan
M-H, juga dibagikan kepada wartawan saat jumpa pers rencana deklarasi
koalisi kebangsaan Provinsi Sumbar di Padang, Senin (23/8).

Jumpa pers disampaikan para pimpinan partai yang berkoalisi dalam koalisi
kebangsaan yakni, Ketua DPD PDIP Sumbar, H Djanas Raden, Ketua DPD Partai
Golkar Sumbar, H Leonardy Harmainy, Ketua DPD PPP Sumbar, H Baharuddin R dan
Ketua DPD Partai Damai Sejahtera (PDS) Sumbar, Pdt Hambaretta.

Dalam selebaran itu, disebutkan keberhasilan atau yang telah dicapai oleh
Megawati dalam tiga tahun usia pemerintahannya setelah sebelumnya Indonesia
terpuruk lebih dari 30 tahun.

Hasil yang dicapai itu, antara lain inflasi yang rendah, cadangan devisa
paling tinggi, bunga pinjaman rendah, keamanan makin mantap, kurs dolar AS
baik dan stabil, pengangguran menurun, ekspor terus meningkat.

Selain itu dalam penegakan hukum, banyak anggota DPRD dipecat/dipenjara,
anggota DPR diproses, gubernur dan mantan menteri dipenjara bahkan putra
presiden dibui. Proses seperti itu disebutkan belum pernah dilakukan
pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Dibagian lain juga dituliskan, demokrasi dan kebebasan paling berharga,
tidak ada lagi demonstran yang ditangkap, koran dibredel dan orang bebas
menyampaikan aspirasi.

Untuk menyongsong masa depan, dituliskan kepercayaan masyarakat sangat
meningkat terhadap Megawati dalam memperbaiki ekonomi, kondisi politik dan
keamanan, penegakan hukum dan peningkatan kesejahteraan.

Berdasarkan kondisi yang telah tercipta tersebut, maka dalam selebaran itu
dihimbau untuk memberi satu kali kesempatan, dimana tiga tahun masa
pemerintahan Megawati baru pada tahap meletakan pondasi, yang sebentar lagi
akan naik.

Beri kesempatan Mega dan Hasyim membangun di atas pondasi yang sudah
diletakkan, demikian tertulis pada akhir selebaran itu.

Sementara itu, berkaitan dengan deklarasi koalisi kebangsaan provinsi
Sumbar, Ketua DPD PDIP Sumbar, H Djanas Raden mengatakan, direncanakan
dideklarasikan di Padang 27 Agustus 2004.

Koalisi kebangsaan, menurut dia, sebagai kerjasama sinergis dan melembagaan
antara partai-partai politik sebagai pilar utama demokrasi dengan memadukan
visi, misi dan program pembaharuan untuk mempercepat kebangkitan Indonesia.

Kemudian, melanjutkan reformasi dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat,
demokrasi, adil, sejahtera, aman, damai, bersih dan bermartabat, katanya.

Tujuan koalisi untuk memenangkan duet Mega-Hasyim pada Pilpres putaran dua,
membentuk pemerintahan pusat dan daerah yang kuat, bersih dan efektif
berlandaskan prinsip profesionalisme dan kebersamaan, tambahnya.(ant/lbk)



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke