2 ) Prioritas ilmu terhadap amal
Kita semua tahu,bahwa ayat pertama sekali yang turun
adalah " Iqra"( Bacalah ).Dalam ayat diatas,kita di
suruh membaca.Disebutkan Iqra,tanpa menyebutkan apa
yang dibaca ( objek penderita = mafulumbih
),pertanda,objek penderitanya dibaca secara
Umum.Membaca ilmu apa saja,baik yang tertulis,maupun
yang tak tertulis.( alam raya,pengalaman dan
sebagainya yang abstrak )
Kemudian dilanjutkan dengan " Bismirabbika
".Jadi,segala macam ilmu yang kita baca itu,haruslah
dimulai dengan nama Allah.
Rasulullah bersabda : " Ilmu itu adalah imam,sementara
amal pengikutnya ".Tidak heran,jika Imam Bukhari
memberikan tema untuk bab Ilmu di bagian pertama
sekali.
Kenapa ?.Karena ilmu merupakan syarat dari kebenaran
perkataan dan perbuatan.Untuk itu,imam Bukhari
memberikan dalil dari Al Qur'an dan hadist,diantaranya
ayat yang menjelaskan bahwa,hanya ulamalah yang merasa
takut kepada Allah SWT.( Q.S.Al Fathir 28 ),sebab
ilmulah yang dapat menimbulkan rasa takut,kemudian
menjadi motivasi untuk beramal.
Ulama yang bergerak di bidang
antariksa,antropologi,geologi dan lain sebagainya
itu.Ulama yang mengetahui,bahwa lapisan ozon sudah
semakin menipis,merekalah yang lebih sangat takutnya
akan kerusakan bumi kita ini,ketimbang kita-kita yang
tidak mengetahuinya.
Mengapa ilmu lebih didahulukan ketimbang amal ? karena
dengan ilmulah dapat dibedakan antara hak dan
bathil,haram dan halal,sunnah dan bid'ah.Maka tidak
berlebihan,jika kita menyitir perkataan Imam Hasan
basri : " Orang yang beramal tanpa ilmu,seperti kereta
yang tidak berjalan pada relnya,akibatnya menimbulkan
mudharat lebih besar,ketimbang manfaatnya ".
3 ). Prioritas yang memudahkan terhadap yang
menyulitkan.
Al Qur'an dan hadist menegaskan , bahwa sesuatu yang
mudah dan ringan bagi ummat,merupakan hal yang paling
dicintai Allah dan rasulNya ( Q.S.Al Baqarah 185,An
Nisa 28 ).
Rasulullah jika dihadapkan pada dua hal,maka beliau
akan memilih yang paling mudah diantara keduanya.
Mempercepat berbuka,dan melambatkan sahur,adalah
disunnahkan,sebagai kemudahan bagi yang
berpuasa.Demikian juga rukhsah ( keringanan ), berbuka
bagi yang musafir.
Disamping itu,kita mendapatkan kemudahan lain dalam
Islam,seperti pembolehan,atau penggunaan,atau
melakukan segala sesuatu,baik itu berupa
makanan,pakaian,minuman,mu'amalat,akad yang pada
dasarnya dilarang,kecuali dalam keadaan darurat. ( Q.S
Al aqarah 173 ).hal ini,dimaksudkan untuk
memprioritaskan kemudahan bagi ummat.
4 ). Prioritas Fadhilah ( wajib ) terhadap nafilah (
Sunnah ).
Merupakan kesalahan yang amat fatal,apabila seorang
muslim menyibukkan dirinya dengan ibadah
nafilah,hingga melalaikan yang fardhu.
Seorang pegawai misalnya,menghabiskan malam,dan
melakukan shalat sunnah sebanyak-banyaknya,dimalam
hari,sehingga ia bangun kesiangan,atau mengantuk di
ruang kerjanya,menyebabkan ketidak kosentrasian pada
pekerjaannya lagi.
Juga puasa senin � khamis,menyebabkan tidak optimal
kerja di tempat kerjanya.maka gaji yang
dimakannya,termasuk memakan harta dengan hal yang
diragukan. Rasulullah SAW melarang seorang istri untuk
berpuasa senin-khamis,tanpa seizin suaminya,karena hak
suami lebih utama ketimbang puasa sunnat.
Sama halnya dengan haji,atau Umrah ( yang kedua
kalinya ,atau seterusnya ).Tak jarang kita melihat
orang yang kaya,punya duit,haji berkali-kali dan
melaksanakan umrah setiap tahun di bulan ramadhan,yang
sudah tentu biaya yang dikeluarkan tidak
sedikit,sementara masih banyak kaum muslimin yang
mati kelaparan.kaum Muslimin tak berdaya menghadapi
Kristenisasi,si miskin yang sampai tak mendapatkan
pendidikan di sekolah,karena tak ada biaya.
Sungguh fenomena yang amat kontras.Kalaulah mereka
benar-benar memahami agamanya,dan sedikit mengerti
tentang fiqh prioritas,niscaya akan bersegera
menyelamatkan saudaranya sesama muslim.
Fiqh Prioritas dimasa kini.:
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________