Ass, wr, wb. Dunsanak nan talingkuik dek Palanta RN
Iko ado kaba urang nan ambo kabakan, mungkin baguno bagi kito, message dari Indra dibawahko sangaik baik untuak pencerahan jiwa kito, utamanyo manjalang puaso Ramadhan ko. Mungkin ambo salah kirim, apokah dunsanak alah manarimonyo terlebih daulu? Mahadok i puaso Ramadhan ko, ambo dan keluarga "Mohon ma'af lahir & batin", semoga kito sagalonyo dapek manjalani ibadah puasa Ramadhan ko dengan hati dan jiwa nan bersih. Wass., wr., wb. M.St.Bangsawan (47 th Labiah) > ---------------------------- Original Message ---------------------------- > Subject: titipan > From: "Indra" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Sat, October 9, 2004 8:51 am > To: > -------------------------------------------------------------------------- > > _o_,_\ ,;: .'_o_\ ,;: (_|_;: _o_,_,_,_; > ( .. / (_) / ( . > > Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, > > Titipan > > Seringkali aku berkata, ketika orang memuji milikku, > bahwa sesungguhnya ini hanya titipan > Bahwa mobilku, hanya titipanNya > Bahwa rumahku, hanya titipanNya > Bahwa hartaku, hanya titipanNya > Bahwa putraku, hanya titipanNya > Tetapi mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia > menitipkan aku ? > Untuk apa Dia menitipkan ini kepadaku ? > Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan > untuk milikNya ini ? > Adakah aku miliki hak atas sesuatu yang bukan milikku? > Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu > diminta kembali olehNya ? > Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah > Kusebut itu sebagai ujian > Kusebut itu sebagai petaka > Kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan > bahwa itu adalah derita > Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan > hawa nafsuku > Aku ingin lebih banyak harta > Ingin lebih banyak mobil > Lebih banyak rumah > Lebih banyak popularitas > ...dan... kutolak sakit > Kutolak kemiskinan > Seolah semua derita adalah hukuman bagiku > Seolah keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti > matematika > Aku rajin beribadah, maka selayaknya derita menjauh > dariku dan kenikmatan dunia kerap menghampiriku > Kuperlakukan Dia seorang mitra dagang dan bukan > kekasih > Kuminta Dia membalas perlakuan baikku dan menolak > keputusanNya yang tidak seusai dengan keinginanku. > Gusti... > Padahal setiap hari kuucapkan > Hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah > Ketika langit dan bumi bersatu > Bencana dan keberuntungan, sama saja > > Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, > > from : indra > ---------------------------------------------------------------------- > "Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada > cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan > perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" > (Q.S. An Nuur 24:35). > ---------------------------------------------------------------------- ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

