--- In [EMAIL PROTECTED], "Yulmizar" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SBK: Wa'alukumussalam Wr. Wb
> 
> Pak Darwin menyarankan:
> > Ooii Engku Muda, sebelum berbusa-busa bicara cuci muka dulu. Baca
> > tulisan orang dengan teliti baru menanggapinya. Tidak satu
kalimatpun
> > saya menyinggung soal perang berperang.
> 
> Reply bertanda ">" menandakan kalimat itu berasal dari Pak Darwin.
Pada email saya tempo hari, kalimat yang saya kutip adalah kalimat
yang dikutip si Af dari postingan si Zul (bertanda ">>>"). Jadi memang
benar bukan Pak Darwin yang mengatakannya.
> 
> Yang Pak Darwin katakan ttg si Af yg menurut saya berbeda pendapat
dgn saya;
> > Saya merasa ada yang agak aneh dari postingan engku muda yang satu
> > ini. Beliau selalu bereaksi sinis kalau ada pendapat orang yang
> > positif mengenai Islam.

SBK: Maaf, tidak jelas bagi saya hubungan antara tulisan engku muda:
"Yang Pak Darwin katakan ttg si Af yg menurut saya berbeda pendapat
dgn saya;" dengan kalimat-kalimat saya yang bertanda "> >" yang engku
muda kemukakan di atas.
> 
> Hal ini saya jelaskan dgn berperang tsb. Bukankah makna memerangi
orang kafir itu sering disalah artikan. Ini yang menurut saya perlu
penjelasan lebih lanjut dan bukan dimilis ini. Jadi saya, bukan sinis
terhadap postingan seperti itu.

SBK: Maaf, semakin tidak saja jelas bagi saya apa sebenarnya yang
engku muda maksudkan, karena saya sebelumnya tidak pernah menanggapi
posting engku. Yang saya bilang sinis itu engku muda Af, yang nyata
benar dari cara dia menyidir Uni Nizmah mengenai soal Michael Jackson
masuk Islam. Lalu tahu-tahu engku muda langsung "nerocos" saja soal
perang-berperang. Sekarang engku muda menulis seakan-akan saya menuduh
engku muda sinis. 

 Hanya saya pikir, dimilis ini, masalah seperti itu sulit untuk
dijelaskan, kecuali 'baduduakkan bana" di pengajian. Peluang untuk
mendiskreditkan Islam terbuka dari sini. Orang bisa mengatakan Islam
itu kejam, suka berperang dlsb, karena pembahasannya
sepotong-sepotong. Itu yang tidak saya inginkan.

SBK: Terima kasih atas niat baik engku muda. Hanya sepertinya engku
muda salah alamat. Saya sudah hampir lima tahun di milis ini, dan
menurut hemat saya, pengetahuan agama penghuni palanta ini rata-rata
cukup baik dan mereka tidak sedungu yang engku muda kira untuk
mensalahtafsirkan ayat Al-Quran yang menyuruh kaum muslimin untuk
berperang.

>  
> Saya "rasa" Pak Darwin hanya misunderstanding dgn tulisan saya.

SBK: Mohon maaf atas kebodohan saya, sehingga misunderstanding dgn
tulisan engku muda. Apalah saya ini.

 Selanjutnya simpanlah makian Pak Darwin itu untuk orang lain.

SBK: Mohon maaf atas kekurangajaran saya kepada engku muda. Untuk itu
saya mohon maaf sepuluh jari, sebelas dengan kepala.

Wassalam, Bandaro Kayo (60+)

> 
> Dek hari ka puaso, mohon maaf ambo lahia jo batin.
> 

> Wassalam.
> Yulmizar
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: Darwin Bahar <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, October 13, 2004 4:57 AM
> 
> 
> > 
> > --- In [EMAIL PROTECTED], "Yulmizar" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> > > Assalamu'alaikum Wr. Wb.
> > > 




____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke