5).Allah maha pemaaf,pemberi.
Dalam Literatur agama, ada sebuah cerita:
Seorang pembantu di minta oleh tuannya menghadirkan
segelas air panas, tapi tanpa sengaja ia menumpahkan
diatas pangkuan tuannya. Merah padam wajah
tuannya. Tiba2 pembantu yg hafal Qur'an itu membaca:
Q.S Al Imran 134,yg artinya:
Orang yang bertaqwa ,yaitu org2 yg menafkahkan
hartanya, baik di waktu lapang, maupun sempit, dan
orang-orang
yang menahan amarahnya, dan memaafkan kesalahan orang.
Allah
menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan".
Ketika membaca "Yang menahan amarahnya", pembantu itu
diam sejenak, maka tuannya berkata, "saya menahan
amarah"�.sang pembantu melanjutkan ayat
tadi,..:"memaafkan kesalahan.."Sang tuan berkata :
"Saya memaafkan kamu..", Sang pembantu mengakhiri ayat
tersebut: Maka tuannya memberinya sedekah.
Allah suka kepada orang yang berbuat baik terhadap
orang yang
bersalah, itulah ia peringkat tinggi dari apa yang di
sebut
dgn takwa, selain menahan marah, ia maafkan kesalahan
orang yang berbuat jahat padanya, bahkan ia bantu
orang tersebut
disaat ditimpa kesusahan.
Bukan seperti di zaman kita sekarang, melihat orang
yang kita benci
di timpa kesulitan, maka kita akan senang, bahkan
mengejeknya(naudzubillahi mindzalik).
Ada satu hal yang sangat perlu kita ingat selalu,
setiap orang
punya kelemahan. Sehingga bisa jadi kesalahan dan
kelemahan seseorang tersebur, suatu saat kita juga
melakukan
hal yang sama. Oleh sebab itu, di dalam hati kita
harus selalu
ada pintu yg terbuka kata 'Memaafkan",bukan seperti
kata-kata
anak muda zaman sekarang: "TIADA MAAF BAGIMU".karena
hatiku telah kau lukai, bagai di sayat-sayat sembilu,
bahkan
lebih perih lagi dari itu. Kalau hati kita sudah
terlalu
sakit sekali, dengan perbuatan seseorang pada
kita, serahkanlah semuanya hanya pada Allah semata,
karena
Allah adalah hakim yang maha bijaksana.
Biasakanlah hidup ini dengan menahan amarah, praduga
jelek pada orang lain, dan jangan cepat
emosi. Cepat emosi itu tidak ada gunanya sama
sekali. Seorang yang gampang emosi, sangat tidak di
anjurkan
untuk jadi hakim. Hakim yang dalam keadaan marah
memutuskan
sesuatu ,keputusannya tersebut, tidak sah dalam agama.
6)Jujur
Di dalam berpuasa, kita di latih untuk bersikap
jujur. Salah satu hal yg paling pokok dalam berpuasa
adalah kejujuran kepada diri sendiri. Nabi SAW
bersabda : "
Kalau seseorang tidak jujur pada Tuhan, aku tidak
jamin ia
akan jujur pada orang lain "Kejujuran adalah benang2
ketaqwaan, rajutan dari ketaqwaan itu adalah jujur.
Kita tahu ngak,..kalau seseorang berpuasa,atau
tidak,..? Jawabnya tentu belum tentu. Karena yang tahu
diri seseorang tersebut berpuasa atau tidak, hanyalah
diri nya
sendiri. Itu sebabnya dalam Hadist di katakan "
Asshaumi
li=Puasa itu utkku(Allah).Allah lah yang akan
memberikan
berapa kadar pahala puasa seseorang. Berbeda dgn
shalat, kalau jamaah bisa 27 kali lipat, baca
qur'anpun
juga ada ukurannya, sedekah 10 kali lipat, atau bahkan
lebih,tapi puasa, Allah tidak memberitahukannya.
Kenapa,�.itu tadi,..karena yang tahu kita puasa
beneran
atau tidak hanya Allah semata.
8),Dan lain2 yang sangat banyak lagi tauladan dari
sifat2 Allah
ini,yang dapat kita lakukan melalui puasa. Namun
disini
saya cukupkan sampai disini saja dalam masalah ini.
Sekarang kita beralih kepada hal2 yg sebaiknya kita
lakukan di bulan Puasa ini:
1).Rasulullah SAW bersabda:
Ada empat hal yang harus kalian lakukan;
Dua hal yang rugi, klu kalian tidak melakukannya, dua
hal yang
menjadikan tuhan senang kepada kalian:
Dua hal yang menjadikan Allah senang adalah:
Menyaksikan dan selalu berikrar bahwa Aku bersaksi
bahwa
tiada Tuhan selain Allah, serta memohon ampun
padaNya."
Sementara dua hal yang rugi kalau tidak memperolehnya
:
"Rugi kalau tidak memperoleh syorga,dan terhindar dari
api
neraka"
Mengapa demikian, bukankah dalam tulisan diatas
pertama
sekali kita menyebutkan hadist rasulullah SAW :Pada
bulan puasa di buka pintu syorga,ditutup pintu
neraka, dan syetan2 terbelenggu".Syetan bila sudah
terbelenggu di bulan ramadhan,jaganlah kita coba2
membuka
kuncinya lagi.
Kalau dihari2 biasa, memang syetan itu berkeliaran
disana sini, tapi bila bulan puasa ,apabila di temukan
seseorg berbuat kejahatan,maka itu berarti ia sendiri
yang membuka belenggu syetan itu dari dalam dirinya.
2),Memperbanyak bacaan Al Qur'an dan shalat
tahajjud, ( dan dari sebagian malam maka bertahajjud
lah
kamu,sebagai ibadah sunnah bagi kamu,semoga dengan
tahajjud
itu Allah akan menaikkan derajat kamu,dan menempatkan
kamu ditempat yg tinggi"(Al Qur'an)
dan jangan sampai lupa
shalat Tarawih, baik sendirian, ataupun berjamaah.
Shalat tarawih itu dapat di kerjakan kapan saja,
asalkan
waktunya sesudah shalat Isya, dan sebelum terbit
fajar.
Karena kata "Tarawih itu" artinya adalah
"bersenang2",jadi maksudnya kita boleh shalat 2
rakaat, terus makan dulu,..dlsbgnya,kemudian sambung
lagi ..dst..dst..sampai semampu kita,tanpa ada batas
jumlah rakaat yg jelas. ( tapi dalam hadist ada
disebutkan 8,11,21 bersama witir, dan ngak perlu pula
kita debatkan semacam ini, karena memang hal-hal yang
berbeda ini, semuanya, ini dilakukan di zaman
rasulullah dan para sahabat )
Banyak belajar dan mendalami Al Qur'an di bulan ini
sangat lah berkahnya, Rasulullah SAW bersabda Yang
artinya :
"Sebaik2 kamu adalah yang mempelajari Al Qur'an dan
yang
mengajarkannya".
Jamaah Islamiyah yang tadarrusan di
bulan Ramadhan ini, maka naungan malaikat dari
sayap2nya
akan selalu berada di atasnya,Rahmat serta karunia
Allah selalu bersama orang2 yang mempelajari Al Qur'an
ini.
Penutup
_______________________________
Do you Yahoo!?
Declare Yourself - Register online to vote today!
http://vote.yahoo.com
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________