> Sato manyalo , kalau bicara pariwisata di Sumbar berdasarkan pengamatan dan 
> pangalaman ambo samo jo pariwisata bali tahun 1970 , dimano masih membenahi dan 
> mengembangkan infrastruktur penunjang pariwisata , dan mudah mudahan akan berkembang 
> setelah puluhan tahun lagi .

Betul, Mak Zul. Tentulah banyak prasarana yg harus di kembangkan utk menumbuhkan 
potensi ke pariwistaan di Minang.

ambo lebih banyak tidak taunya mengenai pariwisata di ranah minang, tapi dari 
pembicaraan2 dg teman2 sesama industri, Minang mempunyai market tersendiri, unik. 
Pangsa pasar ini tidaksama dg pangsa pasar Bali, umpamanya. Dan menurut teman2 lagi, 
potensi itu belum tergali.

Mengambil contoh Mandalay (kota kecil), yg bila ambo bandingkan dengan Padang/Bukit 
Tinggi taun 1991-1997, masih jauh ketinggalan di segala bidang, tapi tetap berhasil 
melampaui target kedatangan turis pertaun sekitar 100,000 orang lebih, dengan masa 
tinggal rata2 4,3 hari.

Ini di karenakan pemda Mandalay sadar akan kelemahan mereka di bidang prasarana dan 
infrastruktur (bahkan pemandangan alam yg indah pun tidak ada di sini) tapi mempunyai 
kelebihan di bidang budaya dan keramah-tamahan masyrakatnya. 

Masyrakat mandalay pun termasuk yg sangat konservatif: tidak ada bar2, apalagi disco. 
Turis (terutama wanita) pun di sarankan memakai celana panjang.

Dari situ mereka menentukan pangsa pasar yg kira2 cocok dg kondisi 'lapangan' di sini. 
Hasilnya, Mandalay mendapatkan hi-end mature market (pensiunan berduit), dg spending 
power yg kuat.

Tentu ini hanyalah pendapat ambo yg tidak di dukung dg fakta2 lapangan di Minang. 
Hanya sekedar pembanding. Semoga berguna.

wass,

da.mdly.

-- 
_______________________________________________
Get your free email from http://ehotelier.com  
Designed for hotelier's on the move


Powered by Outblaze

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke