Iyah benar,..tapi kan tetap bibit yang jantan dan betina itu asalnya kan tetap yang kasih petani juga kan..? itu maksudnya lho..?
Begini,..pak tani kan punya sawah.. ( betul ) Si pak Tani tadi kan bawa misalkan berjuta2 bibit,..ada yang berjenis kelamin perempuan..ada yang berjenis kelamin Lekaki... Bibit semua tadi masuk ketanah ( sawah tadi ).. Lantas karena tanah nya asam,..bibit yang dua jenis tadi tentu yang masuk mana yang lebih kuat pula dengan zat asam... Yang uni masih berfikir,..toh tahan,.atau tidak..yang datang lelaki atau perempuan dari bibit tadi tetap asal atau yang bawanya kan pak tani..? Cuman,.peran wanita tetap ia yang menentukan, seumpama ia katakanlah,..( seleksi pemilihan mana yang di terima ). Jadi peran sang wanita cuman menentukan mana yang diterimanya ( lelakikah,.atau perempuan ). Tapi tetap bibit itu datangnya dari pak tani kan,..? Itu maksud saya. Namun juga keterangan tersebut menjelaskan bahwa,.antara lelaki dan wanita sama-sama saling menentukan. Kalau pak tani tak kasih bibit ( apakah jenis itu lekaki atau pr ), ngak mungkin kan ada tumbuh mangga tersebut ? Maksudnya jadi jelas,..bibit manusia itu tetap berasal dari sang lelaki. Dan lelaki juga toh yang bawa bibit itu. Perempuan sifatnya menerima, dan sekaligus menentukan dari sejuta bibit itu mana yang akan ia ambil jenisnya. Ia cuman bisa menetukan jenis kelamin mana yang ia pilih, namun tetap bibit tersebut berasal dari pak Tani juga kan..? maka benar firman Allah " Min mani yumna " ( dari air mani ( sperma ), yang disemburkan. Si Lelaki menyemburkan jutaan bibit sang wanita memilih. Tapi tetap asalnya bibit itu berasal dari lelaki, apakah wanita atau perempuan yang ia bawa. Tapi gimana dengan bibit kembar dua, tiga atau enam yah,.dan jenisnya berbeda-beda. ? Apakah ini juga wanita yang berperan memilih sebanyak itu pasangannya yang ia terima,..dua , tua tiga sekaligus,..dan jenisnya lelaki dan perempuan. Gimana ini prosesnya.Bukankah ovum atau telor wanita katanya cuman bisa sekali sebulan. Apakah telor itu bisa bercabang,( hahaha,.. )..wah..dasar orang bego,.belum kepikir. Wassalam. Rahima. --- adhi liang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ass.w.w. > Jawaban no sederhana, kenapa wanita lebih > manentukan..... > Ibaratkan sawah....bakecek adinda Ima, itu bibit > jantan ndak tahan lamo kalau tanah no asam......bisa > mati bibit no dibandiang nan batino yang labiah > kuat.. > jadi alah tabukti (pelajaran sma) nan jantan kurang > tahan bilo tanah no asam... > mako kesimpulanno memang padusi labiah baperan kalau > dilihat dari tingkat keasaman sawah no... > begitu > wass.w.w. > > Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Check out the new Yahoo! Front Page. > www.yahoo.com/a > ____________________________________________________ > > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ------------------------------------------------------------ > Tata Tertib Palanta RantauNet: > http://rantaunet.org/palanta-tatatertib > ____________________________________________________ > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

