Da Ad, Da Irdam Syah dan dunsanak lain ambo pernah batanyo tantang rasa takut nan awak punyo ka nan maulis artikel serial managerialship di www.cimbuak.net yakni S. Brotosumarto praktisi eksekutif dan jawabannya cukup bagus juga untuk kita renungi bersama.
Keinginan cukup tinggi untuk menjalankan ide2. Pertanyaan saya waktu itu : keinginan saya cukup tinggi namum sewaktu mau implementasi dan berpikir pahitnya cendrung keberanian untuk memulai jadi ciut? Jawabannya : "Rasa takut gadungan" # Sepenggal kalimat tsb diatas adalah lazim, itu gejala2 umum. Apa yang menyebabkan kita jadi ciut ? Apa yang menyebabkan kita jadi ciut ? Rasa takut. Pertama penting dipahami bahwa rasa takut adalah emosi positif. Rasa takutlah yang menyelamatkan kita. Rasa takut hendaknya ditanggapi dengan positip. Rasa takut ada dua macam yaitu rasa takut yang bersifat psikologis dan tidak nyata dan rasa takut yang nyata. Dalam seri TV Fear Faktor diperagakan bagaimana orang2 dihadapkan dengan rasa takut yang tidak nyata. Penyelenggara memastikan bahwa permainan ini tidak berbahaya. Binatang2 tidak ada yang berbahaya, makanan2 yang menjijikkan tak mengandung zat2 berbahaya. Semua permainan ketrampilan selalu menggunakan piranti keselamatan semacam helm, sabuk pengaman, dll. Tenaga paramedis selalu siap sedia disana. Nyatanya, selalu ada yang tak bisa menghadapi rasa takut. Yang bisa mengatasi adalah karena motivasi hadiah 50,000 dollah. Disamping rasa takut gadungan, ada rasa takut obyektif. Takut kepada macan adalah sikap yang baik. Takut ditabrak mikrolet, takut kesetrum, dll yang nyata2 adalah sikap yang baik & benar. Dus, pertama kita harus memiliki kecakapan membedakan, mana takut gadungan mana yang asli. Seperti yang dibilang Plato 2,500 tahun yll : ============================== Courage is knowing what not to fear. ~Plato Keberanian adalah mengetahui apa yang tak perlu ditakuti ======================================== Atau dalam kata2 yang lebih berbelit Courage is... the knowledge of how to fear what ought to be feared and how not to fear what ought not to be feared. ~David Ben-Gurion Keberanian adalah .... pengetahuan bagaimana merasa takut akan hal2 yang selayaknya ditakuti dan menepis rasa takut akan hal2 yang tak pantas ditakuti. Tidak sedikit orang2 yang takut kepada hal2 yang tidak nyata. Takut gelap, takut hantu, takut sendiri, takut nyasar, dll. Kedua, menyimak kasus Fear factor tampak jelas bahwa yang bisa mengatasi rasa takut adalah orang2 yang menempatkan hadiah 50,000 dollah lebih penting dari rasa takut. Dus, ============================== Courage is not the absence of fear, but rather the judgement that something else is more important than fear. ~Ambrose Redmoon Keberanian bukanlah ketiadadaan rasa takut tetapi penilaian bahwa ada sesuatu yang lebih penting dari rasa takut. ============================== Bisa jadi kita jadi menciut karena sesuatu itu tak cukup kuat. Ketika keingin meraup laba demikian kuatnya, rasa gentar tiba2 menguap. ============================== Rasa takut juga bisa muncul manakala kita memalingkan muka dari fokus. ============================== Metode yang juga lazim dalam menghadapi rasa takut adalah dengan meminimalkan resiko. Misalkan dengan menggunakan helm, asuransi, investasi beresiko rendah, dan sejenis itu. Misalkan ada seorang M yang akan menjadi E. Ia takut nanti keluarga terlantar secara finansial jika ia menjalani kehidupan sebagai E. Untuk itu ia menimbun cukup bekal semasa jadi M agar dalam situasi terburuk keluarga tak terlantar. Akan tetapi ada saat2 dimana resiko harus dihadapi. Metode berikutnya adalah sikap taktis yang perdefinisi adalah merubah posisi jadi lebih baik. Sifat taktik yang sangat jelas adalah kesementaraan. Jikapun kita mengalami rasa takut, itu hanya sementara. Resep Jendral Patton banyak diterapkan ============================== Courage is fear holding on a minute longer. ~George Smith Patton Keberanian adalah menahan takut beberapa menit saja ============================== Metode ini cukup efektif. Jika mampu menahan rasa takut untuk beberapa saat umumnya pelaku lantas menyadari bahwa apa yang ditakuti hanyalah gadungan2 belaka. Jikapun tak bisa mengatasi, tak ada salahnya mundur sesaat. Dalam topik taktik kita akan introdusir situasi taktis yang sering terjadi : temporary defeat. Pertanyaan2 seperti diatas sangat membantu saya meraba masalah2 apa yang dihadapi pembaca. Pada kesempatan lain kita akan lihat dengan lebih saksama bagaimana mekanisme takut terbentuk. Dalam topik Logos vs Emo. -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Irdam Syah Sent: Monday, November 08, 2004 11:29 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Re: Cd belajar bahasa Arab. ( ajaran Kiyosaki.. . ) # -----Original Message----- # From: adeer # # Assalamu'alaikum Ian, # # Ian, da Ad lebaran ...< cut > # # Da Ad kebetulan lagi baca bukunya Robert Kiyosaki.., ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

