ALLAAHUAKBAR DALAM KEMENANGAN:


Telah tercatat dlm sejarah, bhw kata-kata " Allahu
Akbar" ini, adalah kata-kata yang selalu mengiringi
kemenangan Ummat Islam, terutama di dlm bulan suci
Ramadhan ini, mari kita lihat beberapa contohnya :


a) Pada hari Jum'at 17 Ramadhan, thn 2 H,(Februari 624
Masehi), Allahu Akbar telah membawa kemenangan
gemilang
pada generasi pertama ummat atas musuhnya, dalam
pertempuran yang sangat tidak seimbang di " Perang
Badr ".



b ) Enam tahun setelah itu, 17 ramadhan thn 8 H,dengan
iringan " Allahuakbar", rombongan Nabi Muhammad SAW ,
beserta sahabat-sahabatnya dapat menaklukkan kota suci
mekkah.



c ) Tidak sampai satu abad kemudian, yaitu pada
tanggal
10 Ramadhan 92 H, dgn mengumandangkan Allahuakbar
pula, untuk pertama kalinya kaum Muslimin,
menginjakkan
kakinya didaratan Eropah, dan menguasai Andalusia.



d ) Kemudian 15 Ramadhan 654 H, gelombang Allahuakbar
membuat tentara Mongolia, kalang kabut menghadapi
pasukan sulthan Quits's di ' Ain Jalut.



e ) Pada Abad ke 20 ini, tepatnya pada tgl 10 Ramadhan
1393 H,dengan iringan Allahu akbar, pasukan Mesir,
mampu
memporak porandakan benteng kebathilan sebuah
pangkalan militer yang menurut pengamat waktu
itu, tidak dapat di hancurkan kecuali dengan Bom Atom.

ALLAAHUAKBAR..ALLAAHUAKBAR WALILLAAHILHAMD.

Saudara Saudari Rahimakumullah:
Salah satu makna " Idil Fitri " adalah,kembali kepada
Fitrah, " Setiap jiwa lahir membawa fitrah tsb,maka
ibu bapanyalah yg menjadikannya, Yahudi, dan
Nasrani, Kullu mauluudin yuuladul 'alal Fitrah�."



Fitrah beragama,merasakan adanya sang Illahi, rasa
ingin mengadu kehadiratNya, merupakan sifat dasar dr
dalam jiwa insan.
Bapak Quraish Shihab,dlm khutbah Idil
Fitrinya, beberapa thn yg lampau, pernah mengatakan,
bhw
" Sejumlah Ilmuwan melaporkan,dalam diri manusia ada
yang dinamai " God Spot ",berupa noktah otak yang
merespon ajaran moral keagamaan, perenungan ttg
Tuhan, dan hal2 yang berkaitan denganNya.



Menurut mereka, ada pancaran gelombang yang kuat, dari
satu titik, di " Temporal Lobes " , bagian otak yang
berada persis di belakang tulang jidat. Ini ditemukan
oleh Prof. Vilayanur Ramachandran, ahli ilmu syaraf
berdarah India, bersama timnya dari Universitas
California di Santigo Amerika Serikat, sekitar 3 thn
yang lalu, setelah melakukan penelitian terhadap
sekelompok orang-orang yang sehat dan khusyuk, bahkan
di temukan juga pada sekelompok orang sakit
epelispsi, atau penyakit ayan.


Saudara-saudari sekalian, cobalah kita fikirkan, bila
kita termenung seorang diri, menjernihkan hati dan
jiwa,..jauh dari hiruk pikuk keramaian suasana yang
riuh dan mengganggu. Kita coba diam seorang diri,
pasti
disana akan timbul perasaan ketenangan disaat kita
ingat Allah, sang maha kasih. Disana kita mendengar
suatu bisikan yang mengajak kita untuk melepas diri
dari
keterikatan material.


Setiap manusia memiliki potensi baik dan buruk dalam
jiwanya. Dorongan positif dan dorongan negative,
bahkan
masing2 kita mempunyai bakat dan naluri yang hendak
disalurkan kealam luar. Pengembangan bakat secara
baik, itu adalah awal dari tangga menuju kesuksesan
diri.


Allah SWT, telah menganugerahkan manusia potensi utk
meraih ilmu. Memberikan manusia " Akal ", yang dapat
membedakan mana baik,  mana buruk. Dengan kemampuan
akal
inilah manusia berbeda dari makhluk lainnya. Dengan
kemampuan ilmu dan akal yang di miliki manusia
inilah, mengundang para Malaikat sujud kepada leluhur
kita Adam As.,inilah ia penghormatan atas aktualisasi
manusia itu.   


Tapi jangan salah dan bangga,  akan akal dan ilmu
yang diberikan Allah pada kita itu. Kita harus ingat
bahwa disamping kekuatan ilmu, ada yang harus di
miliki
oleh manusia ,yaitu " kekuatan Iman ". Karena Ilmu
tanpa Iman adalah " Pincang " Agama sangat di butuhkan
dalam hidup, karena tanpa agama, manusia akan
binasa. Tanpa Ilmu, manusia akan buta, Tanpa Iman
manusia akan sengsara, tanpa Ukhuwah manusia akan
tersiksa." 



Iman di dada ,itulah kekuatan penerang hidup kita, tak
obahnya lampu senter yg menerangi kita dikegelapan
malam, di tengah hutan belantara yang diam tak
bergeming, sepi, yang terdengar hanya suara jengkrik,
dan
daungan binatang buas. Tanpa Iman, bagaikan si buta
yang
berjalan meraba2 kesana kemari , tanpa Ilmupun tak
obahnya si pincang yang berjalan memakai tongkat. Ia
berjalan tanpa kekuatan yang berasal dari dalam
kesempurnaan tubuhnya, ini semua disebabkan oleh
kepincangannya, karen tak memiliki tubuh yang
sempurna. Begitupun Insan, bila dirinya tak sempurna,
tidak
memiliki kedua kekuatan " ILMU DAN IMAN ", maka
jadilah
ia goyang kesana kemari, bak nyiur di tepi pantai, di
goncang kearah barat,..ia turut, di goncang kearah
timur, ia pun ikut.



ILMU DAN IMAN , adalah hiasan kalbu, yang dapat
menselaraskan manusia, antara kehidupan dunia dan
akhiratnya, keduanya sangat di butuhkan untuk
menggapai
nilai-nilai yang terkandung dalam makna " Idil Fitri "
ini. 


Kita beridil Fitri, maknanya, kita kembali kepada
kesucian. Suci adalah gabungan dari INDAH, BENAR, DAN
BAIK , mencari yang benar, menciptakan ilmu, berbuat
yang
baik, membuahkan etika, dan mengekspresikan yang indah
melahirkan seni. Merasakan kehadiran Yang Maha
Suci, dan upaya berhubungan denganNya, dan
meneladaniNya, adalah puncak keberagamawaan.


Dengan demikian, maka beridul fitri, membuat kita
kembali menjadi makhluk yang Ilmuwan, Budiman,
sekaligus
Seniman, tetapi juga menuntut kita utk menghadirkan
Allah dalam setiap gerak langkah aktifitas yang kita
jalani dalam hidup dan kehidupan yang penuh
cobaan, tantangan, godaan, keluh kesah, ketenangan,
dan
segala macam asa yang terasa..






                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Check out the new Yahoo! Front Page. 
www.yahoo.com 
 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke