Saudara-saudari Rahimakumullah :

Apabila Fitrah (kesucian ), telah menghiasi jiwa
seseorang, maka ia akan merasa berani, walau
sendirian, ramai , walau tanpa kawan, dan kaya, walau
hampa tangan. Ia akan menjadi seorang yang Arif,
bijaksana, bebas dari ikatan raganya. Dalam dirinya
terdapat sesuatu yang tersembunyi, dari dirinya lahir
karya yang nyata. Ia selalu gembira dan banyak senyum
.Ia tidak mengintip2 kelemahan orang lain, apalagi
mencari-cari kesalahannya.

Ia tidak gampang marah, ataupun tersinggung, karena
dalam dirinya diliputi oleh rahmat dan kasih sayang,
yang selalu membaluti jiwanya, membungkus dirinya yang
telanjang, dengan pakaian ketaqwaan. Karena Iman itu
telanjang,  dan pakaiannya adalah "KETAQWAAN ".

Ia tidak cepat marah, meski melihat kemungkaran
sekalipun, apalagi bila kemungkaran itu berasal dari
Muslimin yang gamang dan tak tahu, mana yang
benar-mana yang salah. Ia akan mencoba menasehati
berkali-kali.

Rasulullah bersabda : � Barang siapa melihat
kemungkaran hendaklah dirubahnya dengan tangannya,
bila tak bisa dengan lidahnya, bila tak juga bisa
dengan hatinya, dengan hati itulah selemah-lemah iman
.�

Allah berfirman : � Kamu adalah sebaik-baik Ummat yang
dikeluarkan untuk sekalian manusia ( dengan syarat ),
kamu menyuruh yang ma�ruf mencegah kemungkaran �

Namun ia akan bersikap tegas  terhadap orang kafir dan
Munafik yang merusak Islam dari dalam. Ia islam, tapi
perusak agama islam itu dari dalam, itulah ia
ciri-ciri khas orang Munafik, musuh dalam selimut,
tempat munafik ini sesuai dengan firman Allah
ditempatkan dineraka yang paling dalam. Allah
berfirman : Wahai nabi berjihadlah terhadap orang
kafir dan Munafik, dan bersikap tegas lah pada mereka
�.

Ia akan selalu berusaha dgn lidahnya mencoba
menasehati ,dan merobah kemungkaran itu, ataupun
dengan hatinya yang penuh kelembutan itu.

Karena ia tahu " Muhammad Rasulullah,orang-orang yang
bersamanya,keras terhadap orang kafir, kasih sayang
sesama mereka( kaum muslimin)�.sifat-sifat mereka
bagaikan tanaman yang mengeluarkan tunasnya , maka
dengan tunas tersebut, menjadikan tanaman itu kuat dan
kokoh, maka besarlah ia dengan tegak lurus, diatas
pokoknya,tanaman itu menyenangkan hati penanam2nya�(
Q.S Al Fath 29 ).

Bila mengajak kepada kebaikan, maka ia menyerunya
dengan lemah lembut, penuh kasih sayang dan cinta.
Karena ia tahu , " maka hanya dengan rahmat Allahlah,
kamu bersikap lemah lembut terhadap mereka.

Sekiranya kamu bersikap keras, lagi berhati kasar,
tentulah mereka menjauhkan diri dan lari dari
sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohon
ampunkanlah bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan
mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah,
karena sesungguhnya Allah menyukai orang2 yang
bertawakkal ". (Q.S Al Imraan 159), juga FirmanNya,
maka "bermujaadalahlah ( bertukar pendapatlah ) pada
mereka dengan Mujadalah yang baik." 

Ibnu Sina dalam bukunya " Al 'Isyaaraat wattanbiihaat
",mengatakan,:

.

 Bila ia mengajak kebaikan maka ia mengajaknya dengan
penuh kelembutan ,tanpa kekerasan, tidak pula dgn
kecaman dan ejekan yang dapat melukai hati. Ia akan
menjadi pemberani,betapa tidak�kematian baginya adalah
menjadi pertemuan dgn Allah, kekasihnya.

Ia akan menjadi Dermawan,..betapa tidak..,cintanya
kepada Allah telah mengikis habis cintanya kepada
benda. Ia tidak akan mendendam,..betapa tidak..karena
tidak ada lagi tempat bagi ingatannya kecuali kepada
Allah, ia akan menjadi pemaaf..sebab dadanya semakin
lapang, sehingga mampu menampung semua kesalahan
orang2 yang telah melukai hatinya,. bagaikan kristal
itu.

Fitrah juga berarti  : " kembali keasal kejadian ",
kita tahu, bahwa manusia di ciptakan dari tanah,
setetes air mani. Dengan mengingat asal kejadian kita
yang berasal dari tanah, dan air mani itu, maka
sadarlah kita, bahwa kita adalah makhluk yang tidak
ada arti apa-apanya sama sekali, bila di bandingkan
dengan segala Ciptaan Allah yang ada di permukaan bumi
ini.

Demikianlah dulu tulisan sederhana, semoga berarti
bagi diri saya pribadi , sahabat , keluarga, dan kaum
muslimin muslimat sekalian.
Perbanyak maaf,..kalau ada kata2 yang benar ,jelas
datangnya dari Allah, bila salah, pasti datangnya dari
saya pribadi. Jangan sedih bila di malam hari rembulan
menghilangkan dirinya, karena kita yakin esok akan ada
sinar mentari yg menerangi jagad raya ini.Jangan sedih
dan gundah, akan kehilangan sesuatu, karena kita yakin
esok akan ada gantinya  lebih baik lagi, yang akan
diberikan oleh Allah SWT.

Ini hanyalah  "Hadiah sederhana", di hari Lebaran
"Idil Fitri ", yang dapat saya berikan pada kaum
muslimin, muslimat sekalian, karena saya tidak punya
harta benda yang dapat diberikan, Cuma sekedar apa
yang terbersit dalam dada,t erpancar dalam jiwa,
tertuang dalam kata, tertulis dalam tinta, terkirim
dalam media massa.

Sekaligus saya memohon MAAF YANG SEBESAR2NYA, pada
semua jamaah Muslimin , muslimat, bila ada kata ,
tingkah yang tersilap dan tak sengaja, yang telah
terlontarkan oleh Lidah yang tak bertulang, otak yang
kurang berperasaan, canda yang keterlaluan, tulisan
yang menyelekit dada dan hati sang
pembaca,..dst..dst..Minal A''idiin Wal
faaidzin,..mohon maaf lahir dan bathin.

Harapan saya semoga tulisan ini dapat diresapi oleh
kaum muslimin, terutama diri saya, dan orang-orang
yang saya sayangi dan cintai.

Wassalam. Rahima Lc ( 35 ).




                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Check out the new Yahoo! Front Page. 
www.yahoo.com 
 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke