Assalamualaikum. Wr.Wb.

Lebaran di Kairo pada hari Minggu.Suasana Lebaran di
Kairo cukup ramai sampai tiga hari berturut-turut,
dengan segala macam jenis makanan tersedia.


Masyarakat Mesir banyak yang pulang kampung ( luar
kota kairo, kepedesaan )
Ada juga yang tetap di Kairo, dan memenuhi tempat2
wisata. Sangat ramai dan sempit sehingga dimana-mana
jalanan macet.

Untuk masyarakat Indonesia di Kairo, lebaran biasa,
sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja untuk
pegawai setempat sedikit ringan.

Dua hari sebelum Lebaran Presiden kita SBY beserta
beberapa menteri dan ketua DPR Nur Wahid, mengunjungi
kota kairo, untuk melayat almarhum Yasser Arafat.

Sehari saja di Kairo langsung terbang ke Indonesia.
Namun yang namanya menyambut Presiden cukup sibuk,
tapi tak sesibuk menghadapi mantan Presiden Megawati,
apalagi Gusdur. 

Begitupun tetap saja suami saya dan hampir keseluruhan
pegawai yang bertugas , boleh dikatakan hampir dua
hari dua malam, tidur cuman setengah jam, atau 1 jam.
bahkan ada ngak tidur sama sekali, karena bertepatan
dekat lebaran, jadi menghadapi persiapan lebaran di
Kedutaan juga.

Banyak yang shalat di lapangan, namun kita sekeluarga
shalat di mesjid dekat rumah, karena di lapangan
tempatnya cukup jauh dan shalatnya pada pukul 8 pagi,
sementara di mesjid jam 7 sudah shalat.

Subhanallah, betapa banyaknya mahasiswa / i dan
masyarakat Indonesia tahun ini. Yang lama saja sudah
lebih 3000 orang, datang mahasiswa baru lagi sejumlah
1000 orang lebih. masyaAllah, saya kaget melihat
keramaian itu, persis di Arafah saja.

Selesai shalat dan khutbah, kita ramah tamah, salam2an
dan makan sampai jam 12 siang kita dilapangan, dimana
sambil ramah tamah kita disuguhi nyanyian nasyid dari
mahasiwa kairo. Cukup ramai dan meriah, suasana
kekeluargaan cukup tinggi di Kairo itu.

Sorenya, pak Dubes Bachtiar Aly, open house, kita
ketemu lagi di wisma duta. Lama say ngak
ngomong-ngomong dengan mahasiswa, baru hari itu serasa
kembali kenangan semasa masih sering duduk di kuliyah.
Sekarang sudah nulis, jadi ngak perlu sering
kekuliyah, makanya jarang ketemu mahasiswa/i
Indonesia.

Sampai pukul 6 sore. Kita pulang, istirahat.Begitupun
masyarakat Indo lainnya.
Besoknya hari kedua, kita jalan kebeberapa rumah home
staff, dan sorenya kita da kedatangan beberapa tamu.
malamnya say di rumah sudah kecapean, sang suami
bersama anak-anak, masih berlebaran pergi ketempat
wisata ( mainan anak-anak ).

Hari ketiga ramah tamah lagi karena wakil dubes open
house.

Capek sekali selama tiga hari sibuk keliling ,
istirahat malamnya, bisa buka internet sebentar.

Besok agak santai, 

Namun jum'at-senin keluar kota ( Luxor ), saya dan
sikecil saja, sementara suami dan tiga orang anak
masih asyik main2 di kota kairo.

Sementara masyarakat Indonesia lainnya dalam suasana
lebaran ini banyak juga yang ke Luxor, ada juga ke
kota lainnya, dan ada juga tetap berdiam di kairo.

Liburan kali ini cukup panjang sekali. mulai sehari
sebelum lebaran sampai tanggal 24 baru sang suami
masuk kantor.

Wow...sayang saya pikir, coba kalau kuliyah saya sudah
selesai, rasanya akan liburan sekeluarga di Kairo
tahun ini, enak sekali, makan nasi kapau di pasar
ateh, puasin makan , makanan kesukaan saya di
bukittinggi itu.. Tapi suami ngak mau pulang liburan
ke Indo, sebelum kuliyah saya selesai. (
hik..hik..sedih deh,..)

Wassalam. Rahima.




                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
The all-new My Yahoo! - Get yours free! 
http://my.yahoo.com 
 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke