Ikan-Ikan di Danau Maninjau Mati Diserang Virus Bangkai ikan di Danau Maninjau, Sumbar. 07/11/2004 18:56 � Situasi itu memukul sekitar 4.000 petani ikan di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumbar. Akibat virus yang belum diketahui jenisnya itu para petani rugi hingga miliaran rupiah. Pemda diminta turun tangan Liputan6.com, Agam: Puluhan ton ikan yang dibudidayakan warga dengan sistem jala apung (keramba) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, ditemukan mati, baru-baru ini. Ikan-ikan itu mati karena diserang virus. Kematian ikan itu memukul sekitar 4.000 petani ikan. Mereka merugi hingga miliaran rupiah. Sayangnya, kondisi ini belum mendapat perhatian pemerintah setempat.
Dua bulan silam, virus sejenis menyerang ikan-ikan keramba di daerah aliran irigasi Nagari Lubuk Sao, Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Kini virus itu sudah mulai menyerang ikan-ikan yang berada di jala apung perairan Danau Maninjau, yang terletak lima kilometer dari Lubuk Sao. Ikan yang mati rata-rata kulitnya terkelupas dan insangnya memutih. Sejauh ini, para petani belum mengetahui jenis virus yang menyerang ikan mereka. Menurut Amrizal, salah seorang petani ikan di Danau Maninjau, pada awalnya ikan yang mati hanya satu dua ekor di dalam jala apung. Namun, belakangan, ikan yang mati bisa mencapai ratusan kilogram. "Puncaknya lebih kurang 200 kilo bisa satu hari," kata Amrizal. Sebelumnya, masalah yang sama juga dirasakan petani ikan di Danau Toba, Sumatra Utara. Jutaan ikan mas di sana mati secara serentak akibat terserang virus koi herpes. Dalam satu pekan saja, ribuan ekor ikan mas mati mengambang di dalam keramba. Kematian ikan ini pun membuat petani ikan setempat merugi. Padahal, budidaya ikan itu merupakan penopang hidup dan mata pencarian pokok sekitar ribuan warga di sekitar Danau Toba. Virus koi herpes ini penyebarannya melalui pembenihan ikan mas asal Sumbar. Jika hal ini benar maka kemungkinan ikan yang mati di Danau Maninjau juga terserang virus yang sama.(DEN/Denni Risman dan Del Fadillah) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

