Assalamulaikum WW

Pak Zul dan sanak di palanta yth.

Kata nearmis ini juga telah dipopulerkan di perusahaan pelayaran dalam ISM
Code (International Standard of Moritime Code) yang dikeluarkan oleh IMO
(International Maritime Organization), badan PBB. Dan juga dalam ISO untuk
perusahaan, yang memakainya.

Hanya saja pengertiannya hampir sama, yaitu hampir terjadi accident. Ini
adalah hampir sama derajat kesalahannya denggan accident itu sendiri. Jadi
harus ditangani sampai tuntas dan serius supaya jangan terulang lagi.
Termasuk penelitian terhadap prosedur dan pnguasaan prosedur itu sendiri.

Wass. WW
Darul

>-----Original Message-----
>From: [EMAIL PROTECTED]
>[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of zul amri
>Sent: Monday, December 06, 2004 8:51 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [EMAIL PROTECTED] "Nearmis" satu istilah dalam dunia penerbangan .
>
>
>"Nearmis" adalah suatu peristiwa dimana nyaris terjadi kecelakaan
>(crash) antara dua pesawat diudara . Terjadinya peristiwa itu
>boleh jadi disebabkan oleh BOC ( break of coordination ) yakni
>tiadanya atau kurang cermatnya koordinasi antar pemandu lalu
>lintas udara di disatu Bandara dengan Bandara lain yang terkait
>dalam penerbangan tersebut , khususnya dalam memberikan clearance
>dalam penentuan ketinggian pesawat ( FL ) dan bisa pula disebabkan
>para pilot tidak mengindahkan instruksi yang diberikan pemandu
>lalu lintas udara . Walaupun kelihatannya udara luas , namun dalam
>penerbangan sudah ditentukan jalur  jalur penerbangan layaknya
>seperti jalan jalan raya didarat yang mesti dilewati . Akibat dari
>BOC akan bisa menimbulkan BOS ( break of seperation ) yakni tidak
>cukupnya jarak antara satu pesawat dengan pesawat lain sesuai
>persyaratan minima yang di perbolehkan. Peristiwa nearmis ini
>jarang terekspose dimedia massa , karena yang tahu hanyalah
>kalangan terbatas yaitu petugas ATC
> didarat dan Pilot Pesawat di udara . Peristiwa nearmis ini bisa
>menjadi masalah serius apabila kejadian tersebut sangat fatal dan
>hampir mengakibatkan tumburan diudara dan perusahaan penerbangan
>mengajukan komplain melalui Direktorat Keselamatan Penerbangan
>Ditjen Hubud dan lebih runyam lagi kalau kejadian ini melibatkan
>perusahaan Penerbangan Negara Asing. . Bisa bisa team semacam KNPT
>dan team investigasi dari negara lain ikut turun kelapangan .
>Salah satu parameter untuk mengukur kinerja ATC adalah seberapa
>banyak terjadi nearmis dalam satu bulan , dan ada istilah atau
>salam  didalam dunia "ATC " er , Zero BOS , artinya jangan sampai
>terjadi nearmis .
>
>
>
>
>
>Wass . zul amry piliang .
>


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke