Waalaikumsalam.Wr.Wb.

Da Zul,.gimana keadaan uni dan keluarga, semoga sehat
selalu yah,.begitupun ima sekeluarga di Kairo.

Ima lupa tanggalnya, tapi hari pertama bulan puasa
kemaren ( kapan itu, oktober kali yah..? )baru saja
koq. Tahun ini malah. Puasa kemaren tanggal berapa (
sebenarnya bisa ima chek sih tanggal kejadian itu ,
gampang ada sama da rahim, termasuk cerita pengakuan
si pembunuh itu ). 

Makanya ima bilang cerita ima ini ngak ngada2, ima
ngak pandai bohong.Mungkin dikarenakan ima pandai
merangkai kata kali, makanya seolah-olah itu
diada-adakan, padahal naudzubillahi mindzalik lah,
kalau ima mengada-ada dalam hal apapun yang ima tulis
selama ini dimilist.

 Suka cerita apa adanya, Ima itukan biasanya suka
terus terang, apa yang dilihat, dirasakan dituliskan
sesuai dengan kenyataannya koq. Ngak pandai deh
mengada-ada yang tak pantas, lain hal kalau ima
mengarang cerita illustrasi, atau khayalan, inikan
kenyataan, ada buktinya, rekamannya ada koq.

Di Surat kabar diberitakan bahwa hukuman telah di
tetapkan, padahal sidang masih di tunda. Orangnya
masih hidup koq.

Itulah da Zul..mau diapakan lagi,..nasib bangsa kita
begitu. Semua sudah terjadi.

Akh..masak ima sampai diseret kepengadilan gara2 ini.
Tokh..yang disampaikan benar dari cerita tertuduh.
Lagian wartawan itu, menulis apakah ia juga ada di
tempat kejadian saat itu..? Bedanya ima bukannya
wartawan. Itu saja.

Wassalam. Rahima


--- Zuls <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaikum wr.wb.
> Terima kasih Rahima. Jawaban atas pertanyaan yang
> Ima berikan sangat jelas
> dan saya kira tidak ada salahnya, karena memang
> itulah kisah tragis salah
> seorang WNI di negeri Fir'aun ini. Namun Ima tidak
> jelaskan kapan tgl. bulan
> dan tahun kejadiannya. Tragis memang! kenapa tidak,
> seorang WNI yang
> dikaitkan pula dengan warga Minang terlibat
> perkelahian hebat sampai
> tusuk-tusukan dengan pisau, merampok uang, membunuh
> dan membakar istri dan 2
> anaknya, hanya karena emosional, emosi yang tidak
> terkendalikan artinya
> lepas kontrol.
> Kejadian ini bukan di tanah air  yang statistik
> kriminalitasnya semakin hari
> semakin meningkat. Hal itu bisa terjadi karena hanya
> disebabkan hal sepele
> bertengkar dan soal hidup mati, jika di tanah air
> tidak heran. Tapi, ini di
> luar negeri, apa tidak memalukan bangsa Indonesia?
> Di Mesir sudah ada UU yang keras mengadili pelaku
> kejahatan tingkat atas
> atau kejahatan berat. Sebelum diadili di pengadilan,
> tempatnya di isolir
> dulu, tidak boleh dikunjungi. Krimanal berat ini
> seperti pembunuhan,
> korupsi, teroris, perampokan sampai tapol (tahanan
> politik).
> Sijin (Rutan=Rumah Tahanan) yang terkenal angker di
> Mesir namanya Sjin
> Tharah sama dengan Nusakambangan di Indonesia.
> Disnilah penjahat kelas kakap
> di Mesir disekap dan diinterogasi.
> Sepanjang pengamatan saya selama lebih dari 13 tahun
> di Cairo, saya pernah
> ikut meliput (tugas jurnalistik) tentang berbagai
> tindak kejahatan di
> beberapa penjara di Mesir dan ikut diundang
> menghadiri mahkamah di
> pengadilan tinggi Mesir. Sepanjang yang dikemukakan
> dalam sidang pengadilan
> yang kemudian disiarkan di media massa, tidak
> dilarang mengutipnya.
> Tentu saja ini membantah tanggapan Mak Ngah tentang
> kekhawaitrannya terhadap
> keterangan Rahima seperti yang saya minta. Saya kira
> Ima jangan cemas akan
> di tuduh sebagai memberikan keterangan palsu atau
> memihak. Dalam pemberitaan
> media massa yang diperlukan keakuratan peristiwa di
> TPK, bisa di dapat lewat
> saksi atau tersangka atau keterangan polisi
> setempat. Saya yakin Ima tidak
> akan diminta menjadi saksi dalam kasus ini.
> Pada kejadian diatas yang sangat disesalkan adalah
> berubah tujuan semula.
> Niat baik diganti dengan niat jahat, niat kuliah di
> Al-Azhar diganti dengan
> bisnis gelap (di Mesir mahasiwa asing dilarang keras
> berbisnis)sampai
> terjadi perkelahian dan membunuh 4 oarang sekaligus,
> inilah yang disesalkan
> kenapa bisa terjadi?
> Nama Indonesia dimata rakyat Mesir sudah tercoreng
> karena tindakan kejadian
> itu. Usaha pihak KBRI, saya kira tidak lebih dari



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
The all-new My Yahoo! - What will yours do?
http://my.yahoo.com 

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke