-----Original Message----- From: Rangkiang [ <mailto:zul_zulhamdi@> mailto:zul_zulhamdi@ Sent: Monday, December 20, 2004 8:41 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [pasambahan] Rumah Gadang
Rumah Gadang rumah gadang bersendi batu, sendinya bernama alur adat, tonggak bernama kesadaran atap ijuk, dinding berukir, gonjong empat bintang berkilatan, tonggak gaharu, lantai cendana terali gading nan beralik, bubungannya burak akan terbang, tuturan lebah mikrad gonjong rebung menuding, paran gambaran ular ngiang, bergelut rupa ukiran cina bertatah dengan air emas, sela-menyela air perak, anjung bertingkat beralun-alun tempat bertenun-menerawang, tempat nak dara duduk bersantai, hiasan rumah nan gadang kalau dilihat ke lantainya, ke ujung raja berbanding, ke pangkal serambi pepat datar berlantai papan, licin berlantai kulit, tepatan undang, sangkutan pusaka tempat meniru-meneladan, memakai rasa dengan periksa, mengandung malu serta sopan rasa dibawa naik, periksa dibawa turun, lumbung berderet di halaman, rangkiang tujuh berjajar sebuah bernama si bayau-bayau, untuk menolong musafir pengelana, yang di tengah bernama si tinjau laut penenggang korong dan kampung, di tepi lumbung yang lain, untuk makan anak-kemenakan guna mengikuti alur nan lurus, supaya menempuh jalan yang patut rumah gadang besar bertuah, tiangnya bernama kata hakikat, pintunya bernama dalil kiasan bendulnya sembah-menyembah, berjenjang naik, bertangga turun, dindingnya penutup malu biliknya alung bunian Disadur dari buku: Tambo, Gus tf. Sakai ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

