----- Original Message -----
From: Augustin I. Susanti
To: Abdul Mulki ; any ; doni ; Fitris Dinarwan
Cc: asti ; imel ; jeny ; niar ; melan ; Ningrum ; nova de laura ; Oche ; rara ;
ristie ; rully ; yunita ; ristie ; Tari
Sent: Thursday, December 23, 2004 7:49 AM
Subject: Surat Fatimah gemparkan kota Baghdad
Surat Fatimah gemparkan kota Baghdad
Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang mujahid yang terkenal di
daerah Abu Ghuraib, yang berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan
dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu rumahnya, dengan tujuan
menangkap saudaranya. Namun karena mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS
menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya menyerahkan diri.
Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil diselundupkan keluar
dari penjara Abu Ghurayb. Surat ini menggambarkan penderitaan para tawanan
wanita akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini tersebar dan menghebohkan
kota Baghdad, mengirimkan gelombang yang akan terus berlanjut ke seluruh Iraq.
Mafkarat al-Islam berhasil mendapatkan salinan surat tersebut.
Bismillahirrahmanirrahiim.
"Say He is God the One; God the Source [of everything]; Not has He
fathered, nor has He been fathered; nor is anything comparable to Him."
[Qur'an, Surat 112 "al-Ikhlas"]
Saya menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti yang mendalam bagi
saya, dan menimbulkan getaran di hari orang-orang yang beriman.
Saudaraku mujahidin di jalan Allah. Apa yang dapat kukatakan padamu?
Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan janiin akibat perkosaan
yang dilakukan keturunan kera dan babi itu. Mereka telah menodai tubuh kami,
meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk digantungkan ke
leher-leher kami. Allahu Akbar.
Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa kami? Betulkah kau
tidak tahu ini terjadi pada kami? Kami saudaramu, dan Allah akan meminta
tanggungjawabmu tentang kejadian ini kelak.
Demi Allah, tidak semalam pun kami lewatkan di penjara ini kecuali mereka
mendatangi salah satu dari kami untuk melampiaskan nafsu setannya. Padahal kami
selalu menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah. Takutlah pada Allah!
Bunuhlah kami bersama mereka! Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan
kami di sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa kami, sesungguhnya
ini adalah sebuah perbuatan dosa besar di sisi Allah. Takutlah pada Allah akan
urusan kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat mereka. Datanglah pada
kami di penjara Abu Ghurayb.
Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya lebih dari sembilan
kali dalam satu hari. Bisakah kau bayangkan? Bayangkan salah satu saudaramu
diperkosa. Bersama saya ada 13 gadis, semuanya belum menikah.
Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua.
Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil pakaian kam, dan
membiarkan kami telanjang. Saat surat ini saya tulis, seorang diantara kami
telah bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang tentara memukulnya di
dada dan paha setelah memperkosanya, lalu menyiksanya. Gadis itu kemudian bunuh
diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok penjara, karena dia sudah tidak
sanggup menerima ini. Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya memaklumi
perbuatannya.
Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya, sesungguhnya Dia Maha
Pengampun.
Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah pada Allah. Hancurkan kami
bersama para tentara itu, agar kami bisa beristirahat dalam damai.
Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami.
Waa Mu'tasimah!.
Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya dan para saudarinya
tidak berakhir.
Mengetahui surat ini, mujahidin segera melakukan srangan besar-besaran ke
penjara Abu Ghurayb. Dalam laporan pada pukul 4 hari Sabtu (18 Desember) waktu
setempat, Mafkarat al-Islam melaporkan bahwa mujahidin telah mulai menyerang
sejak pukul 12:25 siang dan masih belanjut hingga laporan tersebut diturunkan.
Lebih dari 100 mujahidin ambil bagian dalam serangan itu, dimana mujahidin
menembakkan serangkaian mortir 82 mm dan 120 mm. Warga sekitar berkumpul di
sekitar lokasi, khawatir bahwa serangan mujahidin akan menewaskan para tawanan.
Namun mujahidin meyakinkan bahwa mereka mengetahui tata letak penjara dengan
baik dan srangan itu diarahkan pada posisi pasukan AS dalam penjara tersebut.
Mafkarat al-Islam melaporkan bahwa saat laporan ini dibuat, mujahidin telah
berhasil menghancurkan sebagian tembok penjara, berupa lubang selebar empat
meter di tembok sebelah luar dan dalam (penjara itu dikeliling dua lapis
tembok).
Serangan itu diikuti dengan serangan kedua yang dilakukan mulai pukul 4
sore. Hari Sabtu malam, Skuadron Hayzun, kelompok mujahidin yang melakukan
serangan itu mengeluarkan statement yang dirilis di masjid Ibnu Taimiyah di
Baghdad setelah shalat Isya, bahwa 94 mujahid telah ambil bagian dalam serangan
itu. Mujahidin dari Skuadron Khalid bin Walid juga turut ambil bagian dalam
serangan dengan melakukan perlindungan berupa serangan roket dan mortar.
Serangan berlangsung selama 2 jam, dimana mujahidin berhasil menghancurkan
dinding utama penjara itu, serta menewaskan 6 orang tentara AS. Sumber
intelijen mujahidin juga melaporkan belasan tentara AS lainnya tewas di bagian
lain penjara itu akibat gempuran mortar dan roket.
Mujahidin juga menawan 10 tentara AS, 7 diantaranya tentara wanita.
Mujahidin menuntut pembebasan tawanan wanita di penjara itu, yang berjumlah 33
orang dengan imbalan pembebasan 7 tentara wanita tersebut. Di pihak mujahidin,
27 mujahid syahid, beberapa diantaranya berasal dari negara Arab lainnya.
Tingginya korban di pihak mujahidin adalah karena pasukan AS berlindung di
dalam penjara, sementara mujahidin menyerang dari daerah terbuka.
Sumber kami juga melanjutkan bahwa target operasi penyerangan tersebut
adalah untuk menangkap tentara wanita AS untuk ditukar dengan tawanan wanita
Iraq, mengingat jumlah mujahidin yang menyerang kalah besar dengan kontingen
tentara Amerika yang menjaga penjara tersebut.
Sumber : http://www.kabarjihadiraq.cjb.net/
--------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.296 / Virus Database: 265.6.3 - Release Date: 12/21/04
--------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.298 / Virus Database: 265.6.4 - Release Date: 12/22/04
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________